Madrasah Negeri Harus Menjadi Kiblat Madrasah Swasta

Rembang – Prestasi madrasah tahun ini diharapkan semakin baik dari tahun sebelumnya. Hal ini diungkapan oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Rembang, Atho’illah dalam Rapat Kerja Tahun Anggaran 2019 di lingkungan Kankemenag Kabupaten Rembang yang diadakan pada Selasa (15/1/2019) di Rumah Makan Citra Resto, Rembang.

Kepada Kepala Madrasah, Atho’illah meminta madrasah agar lebih meningkatkan kualitasnya, baik peserta didik, tenaga pengajar, maupun tata kelola manajemennya.

Atho’illah menekankan hal ini, utamanya kepada madrasah negeri. Menurutnya, madrasah negeri harus mampu menjadi kiblat bagi madrasah swasta. “Prestasi para tenaga pendidik dan peserta didik harus ditingkatkan lagi tahun ini. Jangan sampai kalah dengan swasta,” kata Atho’illah dalam acara yang dihadiri oleh segenap pejabat, Kepala madrasah negeri, dan Kepala KUA, serta undangan lainnya itu.

Tak seimbang

Kendati demikian, Atho’illah juga mendorong madrasah semua madrasah untuk saling berkompetisi. Di Rembang sendiri, ada beberapa madrasah swasta yang cukup berprestasi. Diakui memang, jumlah madrasah swasta jauh lebih banyak dibandingkan madrasah negeri.

“Mungkin hal ini yang menjadi keprihatinan Direktur Kurikulum, Sarana, Kesiswaan, dan Kelembagaan (KKSK) Madrasah Kemenag RI, Ahmad Umar, bahwa pihaknya sulit meningkatkan mutu madrasah swasta karena jumlahnya hampir 95 % keseluruhan madrasah di Indonesia,” ungkap Atho’illah.

Atho’illah berharap, semoga ada ikhtiar untuk menegrikan madrasah swasta, sehingga mutu layanan pendidikan Islam dapat semakin ditingkatkan. Kendati demikian, status swasta tidak menghalangi  peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah, juga prestasi-prestasi dari para guru dan peserta didik. — iq/bd