Madrasah singer, satu cabang yang baru diperlombakan

Boyolali – Hari ini 11 cabang yang diperlombakan dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olah raga Madrasah (AKSIOMA) tingkat Provinsi Jawa Tengah digelar. Lokasi lomba terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali, namun untuk cabang atletik mengambil lokasi di Stadion Sriwedari Solo dan cabang bulu tangkis di GOR Dibal dan GOR Pandeyan Boyolali. Pelaksanaan lomba terbagi dalam tiga sesi waktu yakni pagi, siang dan malam.

Antusias kontingen dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah nampak dengan keikutsertaan mereka di berbagai cabang lomba dengan mengirimkan perwakilan dari hasil seleksi yang telah diselenggarakan sebelumnya pada tataran kabupaten/kota masing-masing.

 

Madrasah singer

Salah satu cabang lomba yang menarik perhatian penonton adalah madrasah singer, dimana cabang lomba madrasah singer baru ada pada AKSIOMA tahun ini. Penilaian cabang lomba ini didasarkan pada kriteria dengan pemenuhan unsur pada suara/vocal (sonaritas, warna dan jangkauan), pembawaan (ekspresi, frasering dan dinamika) dan penampilan (kostum, penguasaan panggung, kewajaran dan keserasian).

Masing-masing peserta unjuk kebolehan dalam hal suara, pembawaan dan penampilan dengan harapan menarik simpati dan perhatian para dewan juri guna mendapatkan nilai tertinggi dalam cabang tersebut. Pantas saja hal ini membuat para dewan juri serius dan fokus dalam memperhatikan aspek-aspek penilaian yang telah ditetapkan dengan harapan penilaian yang diberikan obyektif dan tidak asal-asalan, mengingat Kakanwil sudah menegaskan saat pembukaan bahwa Jawa Tengah datang dalam AKSIOMA Nasional mendatang bukan sekedar berpartisipasi namun untuk menyabet juara umum.

Cabang madrasah singer ini juga menyedot perhatian penonton yang berasal dari official tim masing-masing daerah, bahkan beberapa warga sekitar Asrama Haji Donohudan tertarik untuk ikut menyaksikan ajang AKSIOMA ini sebagai salah satu hiburan masyarakat. (gt)