Majlis Taklim Ngaji Bareng, Sarana Meningkatkan Kualitas diri

Kota Magelang – Syawal bermakna peningkatan. Dalam konteks beribadah bulan Syawal diartikan sebagai bulan peningkatan, itu artinya pasca menjalani puasa ramadan hendaknya umat Islam memiliki atsar atau bekas dalam jejak ibadahnya. Baik jejak kebaikkan secara hablum minalloh maupun hablum minan naas. Demikian  yang  di sampaikan Sri Marjanah Dwi Astuti  mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang  dalam kegiatan Ngaji Bersama Majeleis Taklim Musholla Al Ikhlas di Kantor Kementeian Agama Kota Magelang (28/5).

“Perjalanan satu bulan ramadan memilki makna besar ketika mampu meresapi di bulan Syawal” Kata Sri Marjanah yang akrab di sapa Wiwik.

Sudah menjadi hal yang  lazim pada  Bulan  ramadan hari hari penuh dengan hiasan orang yang  khusyuk beribadah. Kumandang ayat ayat Alloh merdu terdengar kapanpun dan di manapun kita berada. Masjid dan surau tak pernah sepi dari hiruk pikuk orang beriibadah. Dari yang berdiam diri di masjid (i'tikaf), sholat Jama'ah, Tadarus Al Qur'an, Majlis Taklim  ataupun kajian lain dan juga semangat berbagi kebahagiaan dengan  menyediakan takjil dan makan untuk berbuka. Di bulan  ramadhan umat Islam telah dilatih untuk melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusukan dan hikmat.  Semua umat Islam berlomba-lomba untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Dan di akhir bulan ramadan umat Islam bertemu dengan Bulan kemenangan yaitu bulan syawal, dimana umat muslim telah  kembali pada  fitrahnya sebagai manusia dengan kesucian dihatinya” terang Wiwik.

Kegiatan Ngaji bersama ASN Kantor Kementerian Agama Kota Magelang dilaksankan di Mushola Al Iklas Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, Jl. Urip Sumoharjo nomor 106 Kelurahan Wates Kota Magelang diikuti oleh ASN dan Kelompoh Kerja Penyuluh Kota Magelang.

Pada ngaji perdana ini kita saling bertemu untuk silaturahmi yang  dapat menguatkan ukhuwah dan saling membangun kerja sama yang  baik antar pegawai. Bulan syawal sebagai bulan peningkatan menjadi langkah awal untuk  meningkatkan ibadah dan segala kebaikan yang  sudah terbangun sejak bulan  ramadan. Juga sebagai momen meningkatkan diri dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Harapannya setelah berpisah dengan bulan ramadan dan bertemu dengan bulan syawal seluruh umat Islam umumnya dan ASN Kementerian Agama Kota Magelang memiliki pribadi yang  lebih baik. (Titik/HS).