Maksimalkan Peran IGRA Dalam Mengembangkan Dan Meningkatkan Mutu RA

Wonogiri _  Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) adalah organisasi profesi yang merupakan wadah pembinaan dan kerjasama antara kepala dan guru Raudhatul Athfal, Bustanul Athfal, Tarbiyatul Athfal untuk menyamakan visi, misi dan persepsi dalam penyelenggaraan pendidikan prasekolah dilingkungan Kantor Kementerian Agama.

Lembaga tersebut harus mampu berfungsi mendorong dan memprakarsa pembaharuan dengan menyelenggarakan usaha dan kegiatan yang menunjang pelaksanaan proses pembelajaran, menampung dan menyatukan aspirasi anggota, menyelenggarakan usaha kegiatan ntuk meningkatkan dan memelihara kesejahteraan anggota, berperan aktif dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu RA/BA/TA serta memelihara dan memupuk iman takwa dan ilmu pengetahuan teknologi anak usia dini, sehingga eksistensi pengurus IGRA di Wonogiri harus di maksimalkan.

Saat ini IGRA menjadi mitra Kementerian Agama yang sangat strategis, ungkapan tersebut di sampaikan Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Wonogiri, Fauzi Rohman Jauhari dalam Rapat Koordinasi IGRA Kabupaten Wonogiri, Kamis (19/07) di RM. Alami Sayang Ngadirojo yang di ikuti anggota IGRA Kabupaten Wonogiri.

Kepaga anggota IGRA yang notabene sebagai guru RA, Fauzi meminta agar persatuan guru RA ini terus di pelihara kekompakannya dan guru RA juga harus pandai berkomunikasi, bertutur kata,dengan sesama rekan guru maupun orang lain harus dengan cara santun sehingga membuat siapa saja mendengar merasa nyaman, karena guru RA merupakan guru yang benar-benar bisa memberi dasar pendidikan yang baik.

Mengingat saat ini Raudlatul Athfal (RA) telah terbukti memainkan peran sekaligus memberikan kontribusi penting dalam upaya perbaikan sumber daya manusia Indonesia khusunya anak usia dini. Sehingga RA kedepan harus terus berkembang lebih baik, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan dini, tapi juga sebagai embrio mendidik moral generasi muda dan pengenalan agama yang baik.

 “saat ini RA terbukti memiliki peranan besar dalam mengantarkan bangsa menjadi lebih baik dan bermartabat, negara akan maju jika memiliki generasi yang kuat dan generasi yang kuat itu bermuara pada mutu pendidikan usia dini” jelasnya

Karena tugas mendidik dan mengajar para anak didik di Raudlatul Athfal merupakan suatu panggilan jiwa dengan pengabdian setulus hati bagi para guru RA mengingat mereka adalah masa emas yang harus mendapat dasar pendidikan yang baik agar pada masanya nanti akan menjadi pengganti generasi yang benar-benar mempunyai akhlak yang mulia.

Menanggapi tahun ajaran baru, Fauzi berpesan kepada anggota Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) untuk mampu meningkatkan kualitas pendidikanya, bisa menarik perhatian masyarakat agar bersedia menyekolahkan anaknya di Raudhatul Atfal (RA) dan IGRA harus bisa menunjukan kualitasnya agar kepercayaan masyarakat kepada RA bisa meningkat sehingga banyak masyarakat yang menyekolahkan putra-putrinya di RA. (mursyid_heri)