Maksimalkan Target Kurikulum Yang Telah Ditentukan

Pati – Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati melakukan sosialisasi Prosedur Operasional Standar (POS) Tahun Pelajaran 2016/2017 Penyelenggaraan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) kepada kepala madrasah tsanawiyah se-Kabupaten Pati di aula pertemuan Kantor Kemenag (11/4).

Kepala Seksi Penmad Moh. Alimin menjelaskan, dilakukannya sosialisasi tersebut menindaklanjuti surat Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah perihal persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017. Selain itu memperhatikan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang POS Penyelenggaraan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional.

Kepala Seksi kurikulum dan Evaluasi  Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Nor Abadi yang didaulat sebagai nara sumber mengatakan, POS Penyelenggaraan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional ini untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik sesuai dengan standar kompetensi kelulusan.

UAMBN sambungnya, sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan pemetaan mutu madrasah. Sebagai umpan balik dalam perbaikan program pembelajaran pada madrasah. Sebagai alat pengendali mutu pendidikan dan pendorong peningkatan mutu pendidikan pada MTs dan MA.”terangnya.

Adapun mata pelajaran yang diujikan adalah Alqur’an-Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, Ilmu Kalam,
Akhlak dan Bahasa Arab sesuai dengan jenjang satuan pendidikan dan peminatan,”imbuh Nor

Nor meminta kepada penyelenggara pendidikan di lingkungan Kankemenag Kabupaten Pati untuk mempersiapkan terkait dengan pelaksanaan ujian yang dijadwalkan pada tanggal 17 sd 20 April 2017 untuk MTs dan MA dijadwalkan pada bulan Maret 2017.

“Persiapan yang menyangkut pengaturan ruang ujian, sistem pengawas ujian, tata tertib peserta, dan ujian susulan bagi peserta juga harus menjadi perhatian Kasi Penmad,”pintanya.

Lanjut Nor, dirinya berharap dengan sosialisasi ini satuan pendidikan yang melaksanakan UAMBN di lingkungan Kemenag Kabupaten Pati akan lebih siap dalam pelaksanaannya nanti. Nor menambahkan “dengan mutu madrasah yang baik maka dengan sendirinya masyarakat akan menilai madrasah tersebut akan menjadi pilihan pendidikan anaknya.”tandasnya.

Yang perlu disiapkan terang Nor, dalam ujian itu bagaimana madrasah dapat memaksimalkan target kurikulum yang telah ditentukan. Ia juga katakan madrasah dalam hal ini siswa diharapkan punya kompetensi yang tinggi. Harapannya seluruh peserta UAMBN nantinya dapat mengikuti ujian dan mendapatkan hasil yang baik.

Sosialisasi yang dihadiri sebanyak 134 orang kepala madrasah Tsanawiyah penyelenggara ujian di lingkungan Kemenag Kabupaten Pati ini diakhiri dengan merinci satu persatu madrasah sebagai peserta ujian dan mengkroscheck kebenaran data peserta UAMBN. (Athi’/bd)