MAN 1 Banjarnegara Perlancar KBM Daring dengan Pembagian Modul

Banjarnegara – MAN 1 Banjarnegara membagikan modul pembelajaran yang berlangsung di halaman madrasah sejak tanggal 29-31 Juli dan tiap hari dibagi dalam dua shift. Kepala Madrasah, Sunaryo dalam keterangannya menjelaskan tentang perlunya modul bagi siswa.

“Pembelajaran secara daring tetap saja memiliki kekurangan. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, madrasah memandang perlu modul pembelajaran. Modul pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu bagi siswa maupun guru,” jelasnya pada Senin (2/8/2021)

“Dengan tidak bertemunya siswa dengan guru secara langsung dalam proses pembelajaran sudah barang tentu keduanya mengalami hambatan. Siswa tidak maksimal dalam menerima pesan pembelajaran dan gurupun tidak maksimal dalam menyampaikan pesan pembelajaran. Oleh karena itu modul dirasa dapat mengatasi kendala tersebut. Selain itu, modul dapat mengatasi daya indera. Siswa dapat membaca berulang-ulang materi yang disampaikan guru serta dapat berlatih menyelesaikan soal-soal dengan tuntas,” imbuhnya

Siti Tarwiyah, guru bahasa Indonesia mengaku sangat terbantu dengan adanya modul.

“Bagi saya, modul sangat membantu saya dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Karena materi bahasa Indonesia harus menghadirkan banyak teks yang harus dibaca dan dicermati siswa. Banyak siswa yang perlu waktu dan perlu membaca berulang-ulang contoh-untuk bisa memahami sebuah teks,” jelasnya

Hal serupa juga diakui oleh Agus Suryono, guru mata pelajaran kimia.

“Dengan siswa memiliki modul, maka dalam pembelajaran online lebih efektif.Selain memuat materi pembelajaran juga menghadirkan contoh-contoh soal yang bisa disampaikan secara online. Dari rumah siswa bisa belajar dipandu guru secara online. Siswa akan lebih konsentrasi karena masing-masing siswa menyimak materi dalam modul yang ringkas dan padat,” pungkasnya (swh/ak/rf)