vaksinasi tahab 2 MAN 1 Banjarnegara

MAN 1 Banjarnegara Sukseskan Vaksinasi Tahap 2

Banjarnegara – Vaksinasi tahap 2 sesuai program pemerintah telah dilaksanakan oleh guru dan pegawai MAN 1 Banjarnegara pada Jum’at (2/7), bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara. 

Kepala MAN 1 Banjarnegara, Sunaryo menjelaskan bahwa madrasah selalu mendukung upaya pemerintah dalam melindungi masyarakatnya dari ancaman pandemi Covid-19, diantaranya dengan menerapkan standar protokol kesehatan di lingkungan kerja, melengkapi sarana prasarana sesuai kebutuhan prokes serta mengikuti vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“MAN 1 Banjarnegara sudah berusaha secara maksimal mengikuti ketentuan dan program pemerintah untuk melindungi segenap warga maupun pihak-pihak yang berkepentingan hadir di madrasah dari ancaman Covid-19.  Hal ini dilakukan dengan memenuhi kelengkapan sarana prasarana prokes, penerapan budaya prokes di lingkungan madrasah, sampai dengan vaksinasi guru dan pegawai”, paparnya.

Kegiatan vaksinasi tahap 2 dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditentukan.  Dimulai dari penandatangan daftar kehadiran, pengambilan dokumen screening vaksinasi tahap 1, cek tekanan darah dan suhu badan, verifikasi berkas vaksin tahap 1, pelaksanaan vaksinasi, serta masa tunggu observasi selama 15 menit setelah vaksin.

Diterangkan pula oleh Sunaryo bahwa dari keseluruhan guru dan pegawai, terdata 92,5 % telah mengikuti vaksinasi secara lengkap.  Selebihnya 7,5 % belum tervaksinasi secara lengkap dikarenakan faktor kehamilan dan kondisi badan kurang sehat.

“Warga madrasah belum sepenuhnya mengikuti vaksinasi 1 dan 2.  Sebanyak 92,5% telah tervaksinasi, selebihnya 7,5 % belum, diantaranya karena sedang mengandung, dan ada juga yang sedang kurang sehat kondisi badannya”, ungkapnya.

Sunaryo berharap vaksinasi tahap 1 dan 2 yang merupakan bagian dari upaya madrasah untuk menciptakan iklim yang kondusif secara medis demi mencapai kekebalan komunitas, dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik.

“Kami sebagai abdi negara dalam dunia pendidikan, sadar diri mengikuti program vaksinasi tidak lain demi tercapainya kekebalan komunitas yang harapannya dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada saat tatap muka.  Tentu saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebaik-baiknya”, Imbuh Sunaryo. (ind/ak/rf)