MAN 1 Wonosobo Kenalkan Sistem Demokrasi Lewat PILKETOS

Wonosobo – Seiring berjalannya sistem demokrasi yang sudah sejak lama di terapkan sebagai sistem yang berlaku di Indonesia, rupanya sistem tersebut turut di aplikasikan pada jenjang Madrasah Aliah. Pasalnya Rabu, (8/8) kemarin, Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 Wonosobo tengah disibukan dengan Pemilu Raya Pilketos atau Pemilihan Ketua Osis yang di selenggarakan di halaman MAN 1 Wonosobo, untuk periode kepengurusan 1 tahun masa jabatan, yakni tahun 2018-2019.

Pilketos yang di maksud merupakan aplikasi yang di ditujukan untuk mendidik dan mengajarkaan siswa di MAN 1 Wonosobo untuk belajar menerapkan sistem demokrasi secara langsung. 

“Pemilu atau Pilketos ini sebenarnya untuk reorganisasi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah atau OSIS yang memang setiap tahun berganti kepengurusan. Sekaligus juga merupakan sarana untuk belajar demokrasi secara langsung bagi siswa-siswi MAN 1 Wonosobo,” ungkap Ma’ruf, selaku Humas MAN 1 Wonosobo.

Pihaknya juga menjelaskan terkait tata pelaksanaan Pilketos yang tengah digelar tersebut tidak berbeda dengan pemilu pada umumnya.

“Pilketos yang diselenggarakan setiap tahun sekali ini digelar layaknya Pilpres, Pilgub atau Pilkada dan tidak ada bedanya. Sebelum hari pelaksanaan Pilketos berlangsung, panitia melakukan penjaringan bakal calon yang diikuti oleh pengurus OSIS yang duduk di kelas 11 atau kelas 2 MAN 1. Kemudian setelah penjaringan bakal calon, dilakukan penetapan calon Pilketos, kemudian kampanye secara terbuka di hadapan seluruh jajaran MAN 1 Wonosobo,” Imbuhnya.

Sementara itu, menurut data yang di peroleh, calon yang maju dalam Pilketos kali ini diikuti oleh tiga pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS, yakni pasangan nomor urut satu yakni pasangan Tri Utari dan Mawan Dermawan, nomor urut dua ada pasangan Ariyanto dan Riza Fathurrahman dan nomor urut tiga diisi pasangan Lutfi Maulana dan Maskub. Kemudian ketiga paslon tersebut akan dipilih oleh 1.250 jiwa. Pemilih yang meliputi seluruh siswa-i MAN 1 Wonosobo. 

“Kami ada 3 pasang calon Ketua Osis, yang nantinya akan di pilih oleh 1.250 siswa, dimana para siswa pemilih ini akan mendatangi TPS atau Tempat Pemungutan Suara yang sudah di siapkan oleh Panitia Pemungutan Suara dan KPU. Untuk langkah akhir, akan di lakukan perhitungan suara setelah pemungutan suara di tutup jam 14.00 WIB nanti,” tandasnya. 

Pihaknya juga berharap, perhitungan suara nanti bisa berjalan dengan lancar dan untuk paslon terpilih, semoga bisa amanah. (PS-WS/Sua)