MAN Rembang Peringati Hari Guru Nasional

Rembang — Guru adalah sosok berperan sangat penting bagi pembangunan SDM di Indonesia. Melalui guru, masyarakat Indonesia menjadi cerdas, berpendidikan, dan berakhlak mulia. Karena itulah penguatan institusi Persatuan Guru Republik Indonesia haruslah disolidkan melalui revolusi mental, demi peningkatan kualitas guru untuk pendidikan di Indonesia.

Hal tersebut mengemuka dalam amanat upacara, Drs. M. Yunus Anis yang menyampaikan sambutan dari ketua umum PGRI Nasional Dr. H. Sulistiyo, M.Pd dalam rangka HUT PGRI ke-69 yang digelar oleh Madrasah Aliyah Negeri Rembang, Selasa (25/11) kemarin di halaman MAN Rembang.

Hal tersebut sesuai dengan tema peringatan Hari Guru Nasional tahun 2014, yaitu “Penguatan Implementasi Kurikulum 2013 melalui Penegakan Kode Etik Guru untuk Mendukung Revolusi Mental Bangsa”.

Pada HGN ini, beliau mengajak para guru, dosen, dan tenaga kependidikan untuk mengamalkan jati diri PGRI, melaksanakan kode etik, dan selalu meningkatkan komitmen serta profesionalisme dengan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang dikuatkan oleh Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Tanggal tersebut juga merupakan hari lahirnya Persatuan Guru Indonesia (PGRI).

Petugas guru

Pelaksanaan upacara HGN ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya petugas upacara adalah siswa, maka kali ini para guru di bawah pimpinan upacara Waka Humas H. Mukahar, M.Ag lah yang ditunjuk menjadi petugas upacara. Demikian pula petugas paduan suara juga dari para guru putri.

Upacara berjalan dengan lancar dan khidmat. Semua tampak hening dan bangga bisa memperingati HGN ke-69 ini. Utamanya bagi guru yang telah lama mengabdikan diri untuk pendidikan di Indonesia.—-(Sutejo/shofatus s.)