MAN Sukoharjo Gelar Bimtek Penyusunan SKP dan PAK

Sukoharjo – MAN Sukoharjo mengadakan kegiatan pembinaan dan bimtek penyusunan SKP dan PAK dengan menghadirkan narasumber Kabid Pendidikan dan Madrasah (Penma) Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Saifullah. Pada kesempatan Ia didampingi oleh Kakankemenag Kabupaten Sukoharjo Muh. Mu’alim dan Kepala MAN Sukoharjo Sugiyono. Bertempat di Aula Madrasah, Rabu(10/11).

Sebelum kegiatan dimulai segenap peserta yang hadir diajak untuk memperingati hari sumpah pemuda secara seremonial dengan melakukan hening cipta guna mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Terkait dengan peringatan hari pahlawan tersebut Muh. Mu’alim mengingatkan kembali akan betapa besar jasa-jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi mewujudkan kemerdekaan bangsanya.

“ Tanpa perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pahlawan belum tentu kita bisa menikmati kemerdekaan yang kita rasakan saat ini, ” ungkapnya dalam sambutan yang disampaikannya seusai sambutan dari Kepala MAN Sukoharjo, Sugiyono.

Pada kesempatan tersebut Muh. Mu’alim dengan tak bosan-bosannya mengajak seluruh peserta yang hadir agar selalu melaksanakan prokes penanggulangan Covid-19 dengan penuh kesadaran dan disiplin untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19 harapannya pandemi ini segera berakhir. Tak lupa diingatkan pula tentang menjaga keutuhan NKRI dan kode etik ASN di lingkungan Kemenag yang harus menjunjung tinggi moderasi beragama mengingat negara Indonesia merupakan negara yang majemuk dan religius.

“Kepada Guru di Madrasah saya berpesan laksanakan Prokes dengan ketat,  jangan sampai ada klaster-klaster baru di madrasah,”tegasnya.

Sementara itu, Kabid Penma Saifullah ketika ditemui seusai kegiatan mengaku setelah lebih dari empat tahun, itu adalah kunjungan kerja kali pertamanya ke MAN sukoharjo. Ia melihat banyak perkembangan dan kemajuan yang telah diraih oleh MAN Sukoharjo. Menurut pengamatannya para guru memiliki potensi yang baik untuk membawa MAN Sukoharjo untuk menjadi madrasah yang unggul, sehingga ia merasa perlu agar pembinaan dan pengembangan potensi guru untuk terus diperhatikan.

Namun demikian masih menurut Saifullah tidaklah bijak manakala mengejar prestasi  peserta didik dan madrasah setinggi-tingginya akan tetapi melupakan kesejahteraan guru itu sendirri, untuk itulah ia berharap setelah mengikuti Pembinaan dan Bimtek ini para guru tidak akan menemui kesalahan dan kesulitan dalam Penyusunan SKP dan PAK yang pada akhirnya akan berimplikasi pada kesejahteraan guru yang bersangkutan. “Harapan saya setelah mengikuti pelatihan ini para guru akan punya semangat yang lebih tinggi lagi utamanya untuk meningkatkan prestasi siswa juga meningkatkan kepentingan pribadi guru itu sendiri yaitu kenaikan pangkat” pesan Saifullah.

Guru-guru MAN Sukoharjo tampak antusias dan semangat dalam  mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini nampak dari aktifnya peserta kegiatan melakukan diskusi dan mengajukan pertanyaan pada pemateri. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan berfoto bersama, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (joel/djp/rf)