Manajemen Keuangan Keluarga Guna Menuju Keluarga Samara

Salatiga – Mewujudkan keluarga sakinah mawadah warohmah (samara) tentu memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang cukup luas bagi pasangan suami istri (pasutri). Dalam mengarungi perjalanan berumah tangga, mereka pasti akan menghadapi berbagai persoalan dan konflik keluarga. Salah satunya menghadapi urusan finansial (keuangan). Oleh karena itu diperlukan sebuah perencanaan finansial dalam kehidupan keluarga. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Salatiga, Nurudin, dalam acara Bimbingan Pengelolaan Keuangan Keluarga, Selasa (19/3) di RM Elang Sari Salatiga.

Kegiatan yang digelar Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga ini dihadiri Kepala Kemenag, Kasi Bimas Islam, Humas, Peyuluh PNS dan Non PNS Kantor Kemenag Kota Salatiga.

“Dengan di manage-nya keuangan keluarga, diharapkan pemanfaatan uang dalam keluarga bisa menjadi efektif dan effesien sesuai kebutuhan keluarga sehingga keluarga menjadi sakinah,” kata Nurudin.

Ditambahkan oleh Nurudin, manajemen keuangan keluarga samara harus dilandasi prinsip keyakinan bahwa penentu dan pemberi rezki adalah Allah dengan usaha yang diniati untuk memenuhi kebutuhan keluarga agar dapat beribadah dengan khusu, sehingga memiliki komitmen dan prioritas penghasilan halal yang membawa berkah dan menghindari penghasilan haram yang membawa petaka.

Nurudin menyampaikan, bahwasannya untuk mencapai komunikasi keuangan yang yang baik bahwa seluruh anggota keluarga harus memiliki satu pengertian yang sama tentang tiga prinsip dasar dari pengelolaan keuangan rumah tangga samara.

“Ketiga prinsip pengelolaan keuangan rumah tangga samara yaitu Berupaya mencari nafkah yang halal dan thayib; Suami, istri maupun anak-anak harus saling mengingatkan dan mengontrol apa yang mereka dapat dalam rumah tangga; Hemat dan ekonomis, salah satu langkah hebat orang tua dalam mendidik anak adalah berhemat dan tidak konsumtif,” jelas Nurudin.

Ditambahkan mengenai pentingnya menejemen keluarga samara yaitu adanya planning (perencanaan); organizing (pengorganisasian) dan actuating (penggerakan). Dengan pengelolaan keuangan keluarga yang baik menjadi kunci kebahagian rumah tangga.(KK-Nurch/Sua).