Manajemen Masjid, Upaya Tingkatkan Pengelola Secara Profesional

Kudus – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tentang penataan dan pengelolaan manajemen masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kudus melaksanakan kegiatan Pembinaan Manajemen Pengelolaan Masjid diikuti takmir masjid se Kabupaten Kudus  yang dilaksanakan 3 angkatan, setiap angkatan masing-masing 3 kecamatan.  Dilaksanakan tanggal 4 s/d 6 Oktober di Aula Kantor BAZNAS Kabupaten Kudus. Angkatan pertama diikuti oleh peserta dari Kecamatan Kota,Bae dan Gebog. Angkatan kedua diikuti oleh peserta dari Kecamatan Dawe, Jekulo dan Mejobo. Sedangkan angkatan ketiga diikuti peserta dari Kecamatan Kaliwungu, Jati dan Undaan.

Beberapa narasumber yang hadir dalam kegiatan ini adalah dari Kemenag Kab kudus, Baznas. Pengurus Masjid Agung, BWI, Pengurus Masjid Menara , Kantor Perizinan dan dari Dewan Masjid Kab.Kudus.

Ketua DMI Kab.Kudus, Syahroni dalam kesempatan tersebut menyampaikan “Masjid merupakan tempat ibadah yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat sehingga perlu pengelolaan dan manajemen yang baik dan benar . Karena masjid berfungsi sebagai tempat ibadah, pendidikan, pembinaan jamaah, dakwah dan pemersatu umat maka perlu dirawat dan dikelola secara berkesinambungan dan berharap dengan kegiatan ini takmir masjid bias melaksanakan tugasnya secara optimal sehingga dapat memfungsikan masjid menurut syiar islam .

Hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kudus, Suhadi dalam sambutanya saat membuka acara mengatakan bahwa Manajemen  masjid yang baik harus bias memberikan tempat terbaik bagi jamaah dalam melaksaanakan ibadah maupun ibadah social kemasyarakatan. Oleh karena itu peran takmir masjid harus ditingkatkan sehingga bias menciptakan kemakmuran masjid .” ungkapnya

Lebih lanjut Suhadi menambahkan, masjid bukan hanya merupakan tempat ibadah akan tetapi juga tempat pembinaan umat islam serta sarana berkumpulnya para jamaah maka harus menjadi perhatian bersama, dipelihara dan dikelola dengan sebaik-baiknya. Dalam upaya memakmurkan masjid diperlukan pengelolaan yang mampu untuk melakukan berbagai aspek, harus ada manajemen yang profesional.

“Jika melihat dari esensi makna dari idarah masjid, pengurus maupun jamaah masjid mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk memakmurkan masjid. Langkah ini penting agar peran dan fungsi masjid sebagai pusat pertumbuhan peradaban islam dapat di aplikasikan di tengah tengah masyarakat.” pungkasnya (St.Zul/wwk/bd).