MAPSI Membentuk Ahlakul Karimah Anak

Temanggung – “MAPSI disamping sebagai ajang peningkatan keterampilan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami, juga dapat dijadikan wahana untuk membentuk generasi yang berahlakul karimah,” ucap Bupati Temanggung, M. Al Hadzik, dalam memberikan sambutanya pada pembukaan MAPSI ke 21 tingkat Kabupaten Temanggung, di halaman Kantor Kecamatan Gemawang, Rabu (03/10).

M. Al Hadzik juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Temanggung akan membuat program penguatan karakter melalui pendalaman Al Quran bagi anak sekolah dasar sampai lanjutan atas.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKGPAI) Kab Temanggung tersebut, selain hadir Forkominda juga dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Temanggung, Kepala Dinas Pendidikan, para Pengawas SD dan MI juga para Kepala Desa di Kecamatan Gemawang.

Menurut Rohmadi, Ketua KKGPAI dalam laporannya menyampaiakan bahwa materi yang dilombakan ada 2 bidang, yaitu Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami. Selanjutnya disampaikan bahwa Lomba ini diadakan sebagai sarana penyiaran Agama Islam serta pencarian bakat dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

“Dengan adanya lomba ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa tentang Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami. Untuk bidang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dibagi menjadi 7 cabang, yaitu: Lomba Pengetahuan Pendidikan Agama Islam, Lomba Pengetahuan Baca Tulis Al-Qur'an Tingkat Sekolah Dasar, Lomba Ketrampilan Gerakan Sholat Fardlu dan Murattalilqur’an Tartil Al-Qur’an, Lomba Keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi Islami, Lomba Cerdas Cermat Terpadu PAI Umum, Lomba Kewirusahaan Islami dan Lomba Keterampilan Azan,” jelas Rohmadi.

“Sedangkan untuk Bidang Seni Islami meliputi: Lomba Seni Irama Musik Rebana, Lomba Seni Vokal Rebana, Lomba Seni Khot Al-Qur’an, Lomba Seni Kaligrafi Al-Qur’an, Lomba Seni Tilawatil Qur’an, Lomba Seni Cipta Teks Khitabah, Lomba Seni Khitabah, Lomba Seni Mocopat Islami, Lomba Seni Cipta Cerita Islami, dan Lomba Seni Bercerita Islami,” urainya.(nm-sr/sua)