Maret digempur ujian, ini strategi MA Riyadlotut Tholabah Sedan

Rembang – Maret penuh dengan ujian. Inilah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kesibukan peserta didik kelas XII MA Riyadlotut Tholabah Sedan, Rembang. Selama hampir satu bulan penuh, peserta didik harus mengikuti berbagai ujian untuk menentukan kelulusan.

Kepala MA Riyadlotut Tholabah Sedan Anshori mengatakan, untuk menghadapi bulan ini, siswa didorong untuk mempersiapkan diri, baik secara materi, kesehatan fisik, maupun mental.

“Secara materi, kami sudah mengadakan les-les tambahan dan latihan kisi-kisi soal ujian,” kata Anshori ketika diwawancarai di ruangannya, Selasa (05/03) .

Untuk persiapan mental, MA Riyadl menggelar istighosah setiap hari sebelum melaksanakan ujian. Menurut Anshori, istighosah akan memberikan energi positif bagi siswa. Setelah berusaha belajar materi ujian, siswa menyerahkan sepenuhnya hasil ujian kepada Allah SWT dengan berdoa.

“Istighosah ini sengaja kami adakan sebelum siswa memulai mengerjakan ujian. Tujuannya agar mereka mendapatkan pertolongan dari Allah dan menambah kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Uswatun Baidhok, salah satu peserta ujian mengungkapkan, istighosah ini membawa  ketenangan  baginya. “Dua  bulan ke depan, menjadi bulan yang melelahkan karena banyak ujian yang harus diikuti. Seringnya saya merasa grogi dan takut kalau tidak bisa mengerjakan soal. Apalagi USBN tahun ini juga berbasis komputer. Tapi Alhamdulillah tiap  pagi ikut istighosah, setidaknya saya sedikit tenang,” ungkapnya.

Rangkaian ujian dimulai pada senin, 4 maret 2019 dengan agenda Ujian Sekolah Bersandar Nasional Berbasis Komputer (USBN-BK).  Kemudian akan disusul dengan USBN-KP, UAMBN-BK, gladi bersih UN-BK dan UN-BK pada april mendatang.

USBN BK

USBN BK ini diikuti oleh 299 peserta didik. Rinciannya, 177 peserta didik jurusan MIA dan 182 peserta didik dari jurusan IIS. Untuk memperlancar ujian ini, madrasah menyediakan lima laboratorium komputer. USBN-BK ini dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 WIB dan sesi ketiga akan berakhir pada pukul 14.30 WIB.

USBN pada tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebagian besar mapel diujikan menggunakan komputer kecuali mapel muatan lokal atau mulok.

“Tahun ini, semua ujian sudah menggunakan komputer, termasuk USBN, kami berharap peserta didik dapat menyesuaikan diri dan juga berusaha semaksimal mungkin dalam mengerjakan ujian, agar mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Anshori.  (nek-iq/gt)