Mari jaga dan pelihara kemabruran Haji

Pati – Sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Pati Tahun 2014 yang tiba kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat, Rabu (5/11) digelar kegiatan tasyakuran kedatangan jamaah haji 1435 H dan Peringatan Tahun Baru 1436 H di pendopo Kabupaten Pati. Acara yang diawali dengan laporan pelaksanaan ibadah haji oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, dihadiri oleh Bupati Pati dan segenap Muspida, Wakapolres, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pati, Kepala Kejaksaan, Ketua IPHI dan Ketua MUI Kab. Pati serta 1.103 jamaah haji kabupaten Pati tahun 1435 H.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pati Drs H. Akhmad Mundakir, M.Si mengatakan bahwa jumlah jama’ah haji Kabupaten Pati yang diberangkatkan dibagi menjadi 4 kloter (37,38,39,40) dan 2 orang jamaah (1 lansia dan 1 pendamping) di kloter 71, total jumlah jamaah haji Kabupaten Pati yang berangkat ke tanah suci adalah 1.106 orang, wafat 3 orang sehingga jumlah jamaah haji kembali ke Indonesia bersama kloter asal adalah 1.103 orang.

Seluruh jamaah haji Kabupaten Pati telah kembali dengan selamat. Kini semuanya mendapatkan predikat haji yang mabrur. “Marilah kemabruran ini kita pelihara, kita jaga bersama-sama dengan ikatan persaudaraan haji ini dan tidak ada niatan lain selain untuk memelihara kemabruran ini,” ajak Mundakir.

Disampaikan pula, jamaah calon haji Kabupaten Pati untuk keberangkatan tahun 2015 berjumlah sekitar 19.584 orang dan akan diberangkatkan secara bertahap muali tahun 2015 s.d 2029. Dengan acara tasyakuran ini seluruh proses penyelenggaraan haji tahun 1435 H/2014 M telah selesai, kepada pihak yang telah membantu seluruh proses penyelenggaraan mulai pendaftaran, bimbingan manasik, pemberangkatan dan pemulangan disampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, Semoga kerja sama yang telah terbina akan lebih meningkat pada tahun-tahun yang akan datang. Mohon maaf kepada semua pihak, terutama jamaah haji 1435 H karena banyak kekurangan dan kekhilafan dalam proses pelayanan dan koordinasi.

Semua kekurangan dan kesalahan tahun ini menjadi bahan evaluasi pada penyelenggaraan haji tahun mendatang, motto kami “melayani haji adalah kemulyaan bagi kami” tandas Mundakir.

Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Pati Supeno mengatakan bahwa jamaah haji Kabupaten Pati mendapatkan predikat yang baik. Supeno mengusulkan pada Pemerintah Kabupaten Pati untuk dapat memberikan alokasi dan pelayanan yang baik. “Haji yang mabrur adalah mengutamakan iman. Untuk memperoleh predikat haji mabrur lebih mudah dari pada merawatnya. Tugas IPHI adalah bersama-sama menjaga, memelihara kemabruran haji,” tandas Supeno.

Bupati Pati, Hariyanto mengatakan Marilah bersyukur atas nikmat kesempatan yang telah diberikan allah untuk menunaikan rukun islam yang ke-5. Dalam setiap tahunnya selalu istiqomah mencari kekurangan dalam pelayanan kepada tamu Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji, sehingga tamu Allah ini bisa melaksanakan ibadahnya dengan khusyuk.

Lebih lanjut Hariyanto juga menjelaskan bahwa predikat Haji yang Mabrur itu sudah datang dari mekah dan amal ibadah yang dilakukan selalu ada peningkatan serta mempertahankan amalan ibadah yang telah dilaksanakan selama di tanah suci.

“Setelah menunaikan ibadah haji, sekarang bagaimana meningkatkan amal ibadah sehari-hari, Laksanakan amalan-amalan yang dikerjakan selama di mekah dan medinah” pungkasnya.

Tasyakuran tersebut diakhiri dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Machrus Ali yang memberikan uraian hikmah tahun baru dan upaya untuk mempertahankan kemabruran haji. ( Athi’ )