Masa Pemulangan Gelombang I Usai, 12 Jemaah Masih Tertinggal di Arab Saudi

Boyolali – Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAA) Jeddah telah berakhir Sabtu (01/10). Selanjutnya, jemaah haji gelombang kedua akan dipulangkan mulai Sabtu melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah dan tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali pada Minggu (02/10) dini hari.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Solo Noor Badi menyampaikan kedatangan kloter 34 dari Kabupaten Wonosobo di Asrama Haji Donohudan Boyolali menandakan masa pemulangan jemaah haji gelombang pertama telah berakhir, selanjutnya masuk ke masa pemulangan gelombang kedua.

“Kloter 34 dari Kabupaten Wonosobo menjadi penutup dari masa pemulangan gelombang pertama, selanjutnya gelombang kedua direncanakan akan tiba besok Minggu (02/10) dengan estimasi jam kedatangan pada pukul 03:55 WIB,” tutur Noor Badi usai menyambut dan menyerahkan jemaah kloter 34 kepada petugas daerah di Gedung Muzdalifah, Sabtu (01/10).

Pada saat keberangkatan jemaah dari Kabupaten Wonosobo berjumlah 360 dengan rincian 355 jemaah dengan didampingi oleh 5 petugas kloter, kini pada saat pemulangan berjumlah 359 dengan catatan ada 1 yang wafat. “Berkurang 1 dari jumlah keberangkatan pada kloter 34 ini dikarenakan wafat, yakni NASTANGIN TJAKRA PAWIRO laki-laki (80) dengan nomor porsi 1100313779 pada tanggal 15-09-2016 di pemondokan karena gagal jantung, sehingga pada saat kembali ini hanya berjumlah 359 jemaah,” lanjutnya.

Karena kedatangan kloter 34 di Asrama Haji Donohudan pada dini hari dan proses penyerahan kembali ke petugas daerah mendekati waktu subuh maka jemaah haji melaksanakan shalat subuh terlebih dahulu di Gedung Muzdalifah sebelum diberangkatkan dengan bis kembali ke Kabupaten Wonosobo. 

12 Jemaah Masih Tertinggal di Arab Saudi

Penutupan gelombang pertama masa pemulangan pada Debarkasi Solo sebanyak 12,175 jemaah haji tergabung dalam 34 kloter telah tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali dan semuanya telah diserahkan pihak PPIH kepada petugas daerah namun ada 5 jemaah yang masih dirawat di RS. Moewardi karena alasan kesehatan. Dari kloter 01 hingga 34 tercatat 12 jemaah masih tertinggal di Arab Saudi dengan rincian 11 menjalani perawatan baik di RSAS, BPHI maupun KKHI di Mekkah karena faktor kesehatan dan 1 pendamping dari jemaah yang sakit. Sementara itu ada 3 jemaah haji yang usai pelaksanaan ibadah haji kepulangan mereka tidak ke Indonesia melainkan ikut penerbangan komersial lain ke luar negeri karena ada kepentingan dalam hal pendidikan, sedang menurut database aplikasi Sistem Informasi Haji Terpadu (SISKOHAT) tercatat 40 jemaah dinyatakan wafat di Arab Saudi, untuk info selengkapnya silahkan klik disini.

“Berdasarkan data yang telah kami himpun pada masa pemulangan gelombang pertama ini, sebanyak 12,175 jemaah terbagi dalam 34 kloter telah kembali ke Asrama Haji Donohudan, 5 masih menjalani perawatan di RS. Moewardi karena alasan kesehatan sedang lainnya sudah diserahkan kepada petugas daerah untuk dibawa kembali ke daerahnya masing-masing. Ada 3 jemaah yang usai melaksanakan ibadah haji namun kepulangannya tidak kembali ke Indonesia namun lanjut ke Inggris dan Perancis dikarenakan yang bersangkutan sedang mengikuti studi di negara tersebut,” urainya.

“Sedang menurut database SISKOHAT dan laporan dari Petugas Kloter sampai dengan kloter 34 masih ada 12 jemaah yang tertingggal di Mekkah, 11 diantaranya menjalani perawatan kesehatan di BPHI, KKHI maupun RSAS sedang yang 1 merupakan pendamping dari jemaah yang sakit, serta tercatat 40 jemaah haji yang dinyatakan wafat di Arab Saudi, untuk info perkembangan terkini operasional ibadah haji 1437H bisa dilihat pada informasi penting laman jateng.kemenag.go.id,” pungkasnya. (gt/gt)