Masuk Tiga Besar Penghargaan Wajah Bahasa Tingkat Nasional Kategori Madrasah, MAN 2 Banjarnegara Lakukan Persiapan Matang

Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi salah satu dari tiga madrasah yang masuk dalam Nomine Penerima Penghargaan Wajah Bahasa tingkat Nasional Tahun 2021.

“Alhamdulillah, kita jadi satu-satunya Madrasah di Jawa Tengah yang berhak melaju ke tingkat nasional, dan jadi salah satu dari tiga madrasah yang bersaing dengan sekolah lainnya. Kita berusaha menyiapkan segala sesuatunya untuk menjadi yang terbaik, mohon doa dan dukungan semuanya,” ungkap Ridlo Pramono saat dihubungi via WhatsApp, (26/8). Beliau menambahkan dua madrasah lainnya adalah MAN 2 Model Padangsidempuan dan MAN Model 1 Manado.

“InsyaAllah kita siap bersaing dengan dua madrasah tersebut dan 13 sekolah lainnya, kami siap jadi yang terbaik, apalagi ini adalah tahun pertama untuk tingkat SMA/SMK/MA, sebab tahun-tahun sebelumnya adalah tingkat SMP,” imbuhnya.

Berbagai persiapan telah dilakukan sejak ditetapkannya MAN 2 Banjarnegara menjadi salah satu nomine penerima penghargaan pada tanggal 23 Juli 2021 lalu.

“Berdasarkan beberapa masukan dan hasil penilaian tingkat provinsi kemarin dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, kami berusaha untuk membenahi beberapa hal yang sekiranya memang perlu dilakukan untuk menghadapi seleksi tingkat nasional mewakili provinsi Jawa Tengah. Kami tentu berusaha memberikan hasil terbaik,” ungkap Imam Heri Purnomo selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas.

Perlu diketahui, proses penilaian kegiatan Penghargaan Wajah Bahasa saat ini masih berlangsung. “Dari 16 nomine diambil 10 pemenang tingkat Nasional. Pengumumannya nanti kira-kira bulan Oktober pada puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra,” tambahnya.

Tujuan dari kegiatan ini adalah penilaian terhadap penampakan atau penampilan kebahasaan yang ada di sekolah. Sekolah sebagai representasi ruang publik sudah seharusnya menjadi salah instansi yang menerapkan Tri Gatra Bangun Bahasa yaitu utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing. (ta/ak/rf)