Masyarakat Tidak Perlu Janji, Yang Penting Bukti

Karanganyar – Saat membuka dan memberi sambutan dalam Festival Drum Band, Lomba Tahfidz serta Lomba Mewarnai yang digelar MI Muhammadiyah Karanganyar, Minggu (20/01), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ahmad Nasirin mengapresiasi setinggi-tingginya atas kiprah Muhammadiyah di tengah masyarakat. Menurutnya, perjuangan yang dilakukan Muhammadiyah sejauh ini utamanya dalam bidang pendidikan di Kabupaten Karanganyar benar-benar dirasakan masyarakat.

“Saya bangga dan senang dengan Muhammadiyah karena amal usahanya berjalan dengan baik. Tadi saya diceritakan bagaimana perjuangan mengembangkan MIM ini hingga menjadi besar seperti sekarang. Dan Alhamdulillah usaha MI tersebut sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas,” kata Kepala Kemenag.

Lebih lanjut Kepala Kemenag mengatakan bahwa saat ini masyarakat sudah semakin cerdas, dapat menentukan mana lembaga pendidikan yang dapat dipercaya untuk menitipkan putra-putrinya. Dengan banyaknya murid di MIM tersebut, sudah dipastikan bahwa MIM Karanganyar sejauh ini mendapat kepercayaan di tengah masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu janji, yang penting adalah bukti. Para pengampu di MIM Karanganyar perannya luar biasa di tengah masyarakat. Ini terbukti bahwa belum membuka pendaftaran saja sudah banyak yang nitip. Semoga kedepannya MIM ini semakin berkembang dan banyak memberi manfaat.” Jelas Ahmad Nasirin.

Festival Drum Band, Lomba Tahfidz serta Lomba Mewarnai yang digelar MIM Karanganyar ini diikuti anak didik tingkat TK/RA/BA/Paud se Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang digelar pada hari Ahad ini juga bertujuan memperkenalkan MIM Karanganyar kepada peserta didik yang akan naik kelas di tahun pelajaran 2019/2020.

Sejumlah prestasi tingkat nasional kerap didapat oleh MIM Karanganyar, baik dari siswanya maupun dari gurunya. Di tahun 2018 kemarin, Siswa MIM Karanganyar Reyvi Aryanda Alfirdaus memperoleh Medali Emas KSM Tingkat Nasional. Begitupun dengan gurunya, Supriyadi, memperoleh penghargaan sebagai guru terbaik kedua tingkat Nasional. (ida-hd/wul)