MATSAMA MTsN Susukan Zero Kekerasan dan Perploncoan

Ungaran – Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) hendaknya menjadi spirit bagi siswa dalam meningkatkan motivasi belajar, berprestasi di segala bidang serta menciptakan hubungan yang harmonis antar elemen madrasah.

Demikian disampaikan Kepala MTsN Susukan, Hidayatun saat menutup kegiatan MATSAMA di Aula setempat, Kamis (20/07).

Hidayatun menjelaskan bahwa mulai Selasa (18/07) lalu, siswa baru tahun ajaran 2017/2018 telah memperoleh materi tentang kesehatan dan PMR, pelatihan baris-berbaris, penyuluhan anti narkoba, bimbingan konseling, pendidikan kewarganegaraan dan bela negara serta implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah.

“Kiranya dengan pembelajaran yang edukatif, kreatif dan menyenangkan, tujuan pendidikan nasional akan tercipta sehingga madrasah menjadi tempat belajar yang menyenangkan dan semakin diminati,” terang Hidayatun.

Secara global, keseluruhan siswa yang mengikuti kegiatan MATSAMA  di MTsN Susukan tahun ini sebanyak 282 siswa, dengan rincian: kelas Boarding School sebanyak 40 siswa; kelas unggulan science 30 siswa; kelas unggulan agama 30 siswa serta kelas reguler sebanyak 182 siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Hidayatun juga berterima kasih kepada segenap pengurus OSIS dan dewan guru yang telah mendampingi siswa baru mengenal lingkungan madrasah, baik yang sifatnya kegiatan rutin, aturan dan tata tertib yang berlaku serta sistem pembelajaran yang diterapkan.

“Meski masih banyak kekurangan, semoga kegiatan MATSAMA ini membekas di hati para siswa,” imbuhnya.

Selanjutnya ketika menyinggung masalah kekerasan yang sering terjadi dalam kegiatan orientasi siswa baru, Hidayatun menerangkan, selama kegiatan MATSAMA berlangsung, pihak madrasah selalu melakukan pemantauan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami pastikan bahwa MATSAMA MTsN Susukan zero kekerasan dan perploncoan,” pungkasnya. (shl/gt)