Melalui Bimbingan Perkawinan Catin Siap Bina Kelurga Sakinah

Banjarnegara – Keluarga merupakan pondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Keluarga juga merupakan komponen utama dalam tercapainya pembangunan berkelanjutan yang disusun oleh PBB dan disepakati secara internasional di tahun 2015. Karena itulah, keluarga yang kokoh dan tangguh merupakan kebutuhan mendasar negara. Hal ini sesuai dengan agenda prioritas pembangunan dalam Nawa Cita, yakni meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

Membangun keluarga di mulai dari mempersiapkan Calon Pengantin (Catin) memasuki mahligai rumah tangga. Catin perlu mendapatkan pengetahuan tentang cara mewujudkan kelurga bahagia, sehat berkualitas, komitmen, bisa mengatasi konflik serta memilik ketrampilan hidup.

Hal tersebut menjadi program Kementerian Agama dalam bentuk bimbingan perkawinan yang dilaksanakan pada Kankemenag Kabupaten kota dan di payungi dengan Keputusan Kedirjen Bimas Islam No 373 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin

Sabtu ini (04/11) Kankemenag Kabupaten Banjarnegara melalui Seksi Bimas Islam mengadakan kegiatan dimaksud mengambil tempat Aula Kantor Kankemenag untuk 5 kecamatan, yakni Bawang, Banjarnegara, Pagedongan, Madukara, dan Sigaluh dengan jumlah peserta terdaftar 39 pasang/ 78 orang, sebagaimana disampaikan ketua penyelenggara Muhijab.

Peserta merupakan Catin yang telah mendaftar di KUA Kecamatan dan batas waktu maksimal pendaftaran 1 hari sebelum akad nikah. Disini tatap muka di adakan selama dua hari 04-05 nopember 2017 dengan dibimbing oleh fasilitator bimbingan perwakinan seperti dari Kemenag, Dinas Kesehatan juga Psikolog disertai modul yang sudah ditepatkan.

“Catin siap mengarungi bahtera keluarga khususnya pasangan muda perlu bekal seperti materi kebutuhan dalam keluarga,  mengelola organ reproduksi, mengelola dinamika perkawinan, manajemen konflik, membangun generasi yg berkualitas,  pendekatan andra gogik dan materi lainnya”, jelas Kasubbag TU, Sukarno saat pembukaan kegiatan.

Peserta yang mengikuti merupakan pasangan yang beruntung karena merupakan pilihan dan mendapatkan kuota saat agenda dilaksanakan, lanjutnya.

“Diharapkan kegiatan yang mendapatkan 16 JPL ini bisa mewujudkan tujuan akhir bagaimana mempersiapkan catin menuju siap mental,  mempersiapkan keluarga sakinah,  mawadah dan berkualitas”, pungkasnya.

Usai di buka secara resmi oleh Kasubbag TU, dilanjutkan dengan dengan pemaparan materi tentang mengelola dinamika perkawinan. (Nangim/Af)