Melalui Pendidikan Karakter Kita Entaskan Warga Binaan Lapas

Semarang (Inmas) – Pendidikan karekter merupakan upaya yang dirancang  dan dilaksanakan secara sistematis  untuk menanamkan nilai perilaku yang berhubungan dengan Tuhan yang maha Esa, diri sendiri , sesama manusia, lingkungan, kebangsaan yang terwujud  dalam sikap, perasaan berdasarkan norma agama, tatakrama budaya dan lainnya.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, sepakat menandatangi Memeorandun Of Understanding (MoU) pengembangan Sumber Daya Manusia Melalui Penyelenggaraan Pendidikan Karakter  Di Lembaga Pemasyarakatan Dan Rumah Tahanan Negara Di Jawa Tengah, penadatanganan MoU oleh Kepala kantor Wilayah Kemenag Prov. Jateng Farhani sedangkan Kepala kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM oleh Ibnu Chuldun, kegiatan dlaksanakan di Gedung Wisma Perdamaian Jl Imambonjol Semarang.

Kegiatan penandatangana MoU dihadiri oleh kurang lebih 644 orang terdiri dari Menteri Agama, Gubernur Jawa Tengah, Kakanwil Hukum dan HAM, Kakankemenag se Jateng, Ka Lapas se Jawa Tengah, Kepala Madrasah dan Kepala KUA, serta tamu undangan lainnya, 24/1/'18.

Farhani menyampaikan, kita ingin mengembangkan pendidikan karakter masuk dalam Lembaga Pemasyarakatan dan rumah tahanan di Provinsi Jawa Tengah, ini terdorong dengan 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama yang menjadikan sepirit bagi kita semua, guna mengembangkan tugas dan berinovasi Kementerian Agama dalam membantu mengentaskan warga binaan, sehingga semua warga binaan pada lapas maupun rumah tahanan nantinya dapat merubah karakter, yang dulunya belum bisa ngaji keluar lapas dapat ngaji dan dapat merubah karakternya sehingga masyarakat dapat menerimanya kembali sebagaimana warga lainnya. Harapannya.

“Warga Binaan yang dulu belum dapat Baca Qur’an semoga keluar dari Lapas dapat membaca Qur’an, lebih-lebih dapat menjadi Guru ngaji atau Ustadz”. katanya

Ibnu Chuldun mengatakan terima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, sebab kami merasa dibantu dalam dalam melaksanakan tugas-tugas kami dalam mengentaskan warga binaan kami, sehingga warga binaan kami nantinya akan dapat diterima masyarakat kembali menjadi warga yang berkarakter. ungkapnya

Dan akhirnya semoga semua ini dapat kita laksanakan bersama dengan sebaik-baiknya sehingga apa yang kita laksanakan mendapatkan bimbingan dari Allah SWT. Aamiin (bd)