Melalui TMMD Kita Gelorakan Semangat Memantapkan Kerukuran Antar Umat Beragama

Pati – Kepala kantor Kemenag Kabupaten Pati, Imron Rosyidi  menghadiri Pelaksanaaan Upacara Pembukaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap I TA. 2019 Kodim 0718/Pati, mengangkat tema “Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional” di Desa Pakem Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, Selasa (26/02).

Pembukaan TMMD yang dipusatkan di lapangan Kantor Desa Pakem Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati itu dihadiri oleh Dandem 0718 Pati. Bupati Pati, Kapolres Pati, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati, Camat,seluruh SKPD dan FKPD, masyarakat serta TNI yang terlibat dalam TMMD tahun 2019.

TMMD adalah program terpadu TNI angkatan darat yang melibatkan peran lintas instansi, baik kementerian/lembaga termasuk Kementerian Agama maupun pemerintah daerah. Kementerian Agama dilibatkan pula dalam kegiatan ini karena kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa tidak saja berupa pembangunan fisik tetapi juga pembangunan mental spiritual masyarakat/ umat beragama.

Kepala Kankemenag Kabupaten Pati yang kami temui di ruangannya usai menghadiri acara tersebut mengatakan, Kementerian Agama sebagai salah satu instansi pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi melakukan bimbingan dan pelayanan pembangunan melalui pintu dan bahasa agama memiliki peran penting dalam pembangunan mental spiritual masyarakat/ umat Beragama. Dan dalam melaksanakan tusi tersebut Kementerian Agama melakukan kerjasama dengan semua pimpinan agama di Kabupaten Pati, untuk melancarkan pelaksanaan kegiatan dimaksud.

Imron mengutip amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Bupati Pati, Haryanto bahwa kekuatan dan semangat kepada kita semua untuk meneguhkan komitmen dan terus mengabdikan diri demi kemajuan indonesia melalui TNI Manunggal Membangun Desa Tahap I (Reguler 104 dan Sengkuyung I) Provinsi Jateng Tahun 2019.

“Dengan Semangat pembangunan, maka melalui TMMD ini kita gelorakan lagi semangat kolektifitas serta persatuan dan kesatuan semua elemen masyarakat yang ada. Tidak hanya itu program TMMD ini juga harus diarahkan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatkan kesehatan lingkungan dan memantapkan kerukuran antar umat beragama dalam rangka mencegah terjadinya konflik SARA, radikalisme, terorisme dan intoleransi,” papar Imron mengutip amanat Gubernur Jawa Tengah.

“Dengan momentum TMMD kali ini bisa disisipkan program yang menggugah wawasan kebangsaan dan nilai – nilai Nasionalisme. Ini penting mengingat maraknya hoax, bully dan ujar kebencian yang muncul di tengah- tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa,” tambahnya.

Kepala Kankemenag Kabupaten Pati menyatakan bahwa seluruh umat beragama adalah mitra TNI dalam mengawal NKRI. Sejarah mencatat, kelahiran TNI tidak dapat dipisahkan dari denyut jantung perjuangan umat beragama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. (Am/Wul)