Melangitkan Doa dari Salatiga Untuk Indonesia

Salatiga — Minggu sore (18/07), warga Kota Salatiga serentak melangitkan doa untuk kesehatan dan keselamatan bangsa dari wabah covid-19 dalam kegiatan Doa Bersama Lintas Agama Tingkat Kota Salatiga secara virtual. Terselenggara atas kerja sama Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Salatiga, Doa Bersama Lintas Agama dihadiri oleh Wali Kota Salatiga, Sekda, Forkompinda beserta jajarannya, OPD, Kepala Kemenag Salatiga, Danrem, Dandim, Kapolres, FKUB, ormas/lembaga keagaman, penyuluh lintas agama, ASN Kankemenag Kota Salatiga beserta segenap partisipant yang bergabung dalam room zoom meeting. Sebanyak 300 orang mengikuti doa bersama melalui zoom meeting dan sebagian menyaksikan secara langsung melalui kanal youtube Kemenag Salatiga.

Kepala Kemenag Kota Salatiga, H. Taufiqur Rahman dalam sambutannya menyampaikan sehubungan dengan penyelenggaraan Idul Adha 1422 ada beberapa ketentuan yang harus dilakukan yang tercantum dalam SE Menag RI Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Sholat Idul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 di wilayah PPKM Darurat. “Sebagai warga negara yang baik kita harus ikut mendukung dan mentaati regulasi yang ada untuk menekan laju penyabaran covid-19” jelasnya.

“Berbagai upaya lahir sudah kita lakukan, saatnya kita melakukan iktiar batin dengan berdoa memohon kepada Allah SWT untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat, agar kita semua terbebas dari cengkraman covid-19. Tentunya dalam masa PPKM Darurat seperti ini, kita dapat berdoa dan beribadah di rumah saja, Pray From Home” imbuhnya

Ketua FKUB, KH Noor Rofiq mengucapkan terim kasih kepada semua partisipant yang telah berabung dalam room zoom meeting. Beliau mengajak semua elemen masyarakat untuk mengetuk pintu langit, memohon agar wabah covid-19 segera berlalu dan semua diberikan kesehatan dan keselamatan.

Kemudian Wali Kota Salatiga, H. Yuliyanto mengapresiasi kegiatan doa bersama lintas agama sebagai kegiatan positif di tengah kecemasan dan kekalutan masyarakat pada masa PPKM darurat ini. “Sebagai orang yang beriman, kita perlu berikhtiyar dan berdoa. Mari bersama-sama memanjatkan doa semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan kekuatan  kepada kita semua dan saudara-saudara kita yang dalam keadaan sakit, kepada para tenaga kesehatan yang sedang berjuang. Semoga Allah mengabulkan doa kita,” tutur Yuliyanto.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan Tokoh Agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, Konghucu.  Dengan diadakannya kegiatan doa bersama ini, semoga semua upaya lahir batin yang telah dilakukan  dapat menekan laju penyebaran covid-19 dan bangsa Indonesia segera terbebas dari covid-19. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa mengabulkan doa kita.(Fitri/Sua)