Melatih Disiplin Siswa Dengan Latihan Manasik Haji

Surakarta – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai disiplin beribadah kepada para anak didiknya,sedikitnya 107 siswa- siswi MTs Al Islam Jamsaren, Pasar Kliwon, Surakarta, mengikutti latihan manasik Haji, di Asrama Haji Donohudan, Rabu (30/1) kemarin.

Fiqih Agus Pramono , selaku pembimbing, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin mata pelajaran Fiqih di Mts Al Islam Jamsaren Surakarta.

“Dengan pembekalan manasik haji seperti ini, diharapkan anak-anak akan paham bagaimana kekuatan ibadah yang sesungguhnya selain mengajarkan dasar dasar kedisiplinan dalam menjalankan kehidupan didunia ini,” ujarnya.

Manasik haji, menurut Fikih, adalah suatu bentuk latihan dalam menunaikan ibadah haji setelah sebelumnya kita memahaminya melalui teori dari buku-buku tentang haji.

Adapun tujuan dari manasik haji, lanjut Fikih,

“Tujuannya untuk melatih diri agar mengetahui apa saja yang harus dilakukan selama menunaikan ibadah haji, serta sebagai penyesuaian dengan segala hal yang akan kita gunakan selama beribadah haji sehingga saat menunaikan ibadah haji tidak lagi merasa kebingungan atas tata cara pelaksanaannya”, ucap Fikih.

Dengan adanya manasik haji, katanya, kita semua dapat melakukan rukun haji yang sama sesuai dengan ajaran Rasullah Muhammad SAW. Sebagaimana Alloh mewajibkan bagi hambanya yang  mampu, untuk bersegera menunaikan ibadah haji tersebut, seperti termaktub pada firman Alloh;

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (QS. Ali 'Imron/3:97)

Sementara itu Juwita Karunia, Wakil Kepala Kurikulum,  menambahkan bahwa latihan manasik haji ini selain bagian dari pembelajaran ilmu Fiqih juga ada materi pembelajaran agama yang lain seperti Qur an hadist, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab dan pelajaran agama yang lainnya.

Pada manasik kali ini, para siswa dibimbing oleh enam guru PAI dan fiqih, serta Kepala Madrasah, Faizul Kirom. (sigid-rma/bd)