Memaknai Hari Kartini Versi Mas Gun’s, Santri PNH Kajen Pati

PATI – Masih dengan semangat Hari Kartini, berbagai apresiasi yang ditujukan kepada R.A Kartini memang sangat menarik, karena perjuangan pahlawan wanita kelahiran jepara 21 April 1879 itu yang sangat menjunjung tinggi hak perempuan.

Kegiatan yang sangat variatif dilakukan oleh masyarakat, dari berdandan ala R.A Kartini yang sangat anggun, hingga gaya modern, hal tersebut juga nampak disepanjang jalan di Kabupaten Pati, dari anak-anak sekolah hingga kaum perempuan dewasa. Mereka ber-upacara mengenakan gaun yang terlihat mempesona sekali dengan fashion ala R.A Kartini.

Tak hanya dengan berdandan ala R.A Kartini dalam menyambut Hari Kartini yang tiap tahunya jatuh pada setiap tanggal 21 april.

yakni Ah. Setia Gunawan, santri dari Pondok Pesantren Nurul Huda (PNH), Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati.

Ia menggambar sketsa wajah R.A Kartini dengan apik, dengan alat yang amat sederhana. ia memulai menggambar foto R. A Kartini yang ia dapatkan dari internet.

Dengan begitu, tak butuh waktu lama mahasiswa aktif STAI Pati itu berhasil menyelesaikan sebuah gambaran yang bisa dinilai 90% sama dengan gambar asli.

“Saya hanya menggunakan bolpoin berukuran 0,7, dan kertas. Lalu saya hanya memakai tehnik yang amat sederhana pula, hanya dengan merangkai gambar dari titikan pena yang saya sematkan,” jelas Mas Gun’s, akrabnya ia disapa, di area pondok PNH Kajen, Sabtu (21/4).

Alhasil, keanggunan sosok R.A Kartini seakan nyata berada dihadapanya melalui coretan yang ia ungkapkan dengan begitu mempesona dengan kertas dan pena.

Menurut Mas Gun’s,”sosok R.A Kartini, baginya memang, perempuan yang memiliki peranan yang sangat besar bagi peradaban perempuan-perempuan di Indonesia, bagi pendidikan-pendidikan perempuan di Indonesia. Sosok kartini itu sangat menggugah, karena pemikiranya pun sangat dahsyat. Habis gelap terbitlah terang itu, jika dimaknai akan mengerucut sebuah pemikiran yang dalam,” urainya.

Seperti halnya, Habib Lutfi yang kami jumpai beberapa waktu lalu, teman sejawat dalam grup rebana yang digelutinya, “Mas Gun’s itu sangat inspiratif, memiliki seni yang tinggi, tak ayal, ia memang menjadi sosok yang berbeda diantara kami(red:kawan).” Terang Luthfi.

“Hal yang sama juga diungkapkan rekannya, Mas Mun’s Al-Asyrof, Zainal Arifin dan M. Nur Faqih mengenai kreatifitas Mas Gun’s, selain penyuka dan penikmat kopi, ia mahir dalam berbagai seni,” tukas mereka. (udin/pn/Athi’/bd)