Membangun Citra Positif Lembaga Dengan Publikasi

Kota Magelang –  Disela-sela kegiatan Rakor Layanan Manajemen Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) yang diselenggarakan oleh Seksi Pakis Kementerian Agama Kota Magelag, Humas Kementerian Agama Kota Magelang memanfaatkannya untuk mengedukasi mengenai urgensi pemberitaan atau publikasi oleh lembaga/instansi. Acara yang terselenggarakan di Hotel Trio Magelang Jl. Jend. Sudirman No. 42 Kelurahan Tidar Selatan Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang tersebut dihadiri oleh admin LPQ se-Kota Magelang pada hari ini Kamis (3/06).

Dengan semakin berkembangnya zaman, peran media massa semakin besar dalam menyebarkan berbagai informasi. Kini, orang semakin mudah dikenal hanya dengan menampilkan dirinya di media massa. Berbagai macam media tersebut sudah tersedia, baik gratis maupun berbayar, di sekitar kita. Dengan memanfaatkannya secara optimal, suatu organisasi bisa lebih dikenal oleh masyarakat. Dengan menerbitkan media massa seperti buletin, majalah, dan memanfaatkan web atau blog sebagai sarana publikasi organisasi, hubungan antara organisasi tersebut dan masyarakat akan lebih erat terjalin.

Humas Kementerian Agama Kota Magelag Hari Suryono, menjelaskan “ Berita merupakan reportase atau dari suatu peristiwa yang bersifat fakta ataupun opini yang aktual menarik dan penting. Berita yang baik haruslah memperhatikan unsur-unsur penyusunan berita yang sering disebut dengan 5W + 1H.  Yakni What/apa, Who/siapa, Where/di mana, When/kapan, Why/mengapa dan How/bagaimana,” terangnya.

“Selain itu dalam bahasa Indonesia juga dikenal rumus dan istilah penulisan berita yang baik seperti ASDAMBA. Yaitu Apa, Siapa, Di mana, Apabila/kapan, Mengapa dan Bagaimana. Keduanya rumusan itu intinya sama. Bahwa berita-berita yang kita sajikan tersebut sudah memenuhi syarat penulisan berita yang baik. Sebaliknya, jika keenam unsur tadi tidak lengkap maka berita yang kita buat tersebut kurang bisa memberikan informasi yang lengkap bagi pembacanya,”jelas Hari selanjutnya.

Kini, publikasi menjadi garda terdepan bagi sebuah lembaga atau instansi untuk mempromosikan produk, keunggulan atau kebijakan dari sebuah lembaga. Keberadaan media saat ini amat diperlukan, sebab media merupakan alat untuk publikasi, tempat untuk membangun support terhadap lembaga, sebagai sarana dalam membangun reputasi. Selain itu, keberadaan media juga dibutuhkan untuk membangun jaringan agar penyebarluasan informasi bisa lebih cepat.

Diharapkan dengan terbangunnya kesadaran akan urgensi publikasi,  pengelola Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) dapat memanfaatkan Informasi Teknologi (IT) guna membangun citra positif untuk kepentingan lembaganya. (HS).