Memotivasi SIswa, MAN Wonogiri Goes To Brawijaya University

Wonogiri – Dalam rangka menumbuhkan motivasi melanjutkan studi bagi peserta didik, di awal tahun 2019, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonogiri, menyelanggarakan acara studi kampus , Kamis – Jum’at (9–11/01). Kali ini, kampus yang dipilih adalah Universitas Brawijaya, Malang. Kegiatan edukatif tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas XII BIA (Bakat Istimewa Akademik – IPA) didampingi oleh guru pendamping.

Kepala MAN Wonogiri, Wiyana mengungkapkan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang perguruan tinggi, salah satu diantaranya adalah dengan browsing informasi di internet mengingat hampir seluruh perguruan tinggi dewasa ini telah menyediakan detail informasinya di website resmi mereka. Tetapi tentu kesan dan motivasi yang didapat oleh siswa akan berbeda jika dibandingkan dengan kunjungan langsung ke kampus-kampus tersebut.

“Alhamdulillah pada hari kamis, 10 Januari 2019, rombongan Studi Kampus MAN Wonogiri diterima di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya. Selain ramah tamah, banyak informasi yang tergali dari kunjungan ini. Diantaranya adalah gambaran ringkas tentang profil Universitas Brawijaya beserta unggulan-unggulan yang dimiliki. UNIBRAW sangat terbuka menerima siswa lulusan dari berbagai wilayah di Indonesia yang berminat melanjutkan pendidikan di kampus ini,” jelas Wiyana

Dalam paparannya di sampaikan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru, UNIBRAW akan melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara untuk Jalur Mandiri akan dibuka untuk untuk fakultas yang belum terpenuhi daya tampungnya.

Selain itu sebagai institusi pemerintah UNIBRAW juga menyediakan berbagai jenis beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu seperti beasiswa Bidik Misi, beasiswa Bank Indonesia, beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan beasiswa dari berbagai perusahaan swasta lainnya. UNIBRAW juga menyiapkan mahasiswa agar mampu menciptakan lapangan kerja sendiri melalui sebuah unit yang didanai universitas dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan serta pendampingan oleh pakar-pakar yang berkompeten di bidangnya.

“Di harapkan lewat kegiatan tersebut mampu menjadi cambuk dan motivasi peserta didik untuk masuk keperguruan tinggi favorit, selain itu bagi para pengajar juga bisa meningkatkan semangat dan etos dalam mendidik para siswa madrasah,” harap Ka. MAN Wonogiri. (Mursyid-Heri/wul)