Memperkuat Toleransi Antar Umat Dengan Dialog Antar Tokoh Lintas Agama

Semarang (Inmas)- Pemeliharaan kerukunan umat beragama merupakan upaya bersama umat beragama maupun pemerintah atau organisasi dibidang pelayanan, pengaturan, dan pemberdayaan umat beragama. Dalam membangun kerukunan tersebut, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dibawah binaan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui Subbag Hukum dan KUB menyelenggarakan kegiatan bertajuk dialog tokoh lintas agama, Rabu (20/09) di ruang videotron Kanwil Kemenag dan dihadiri tokoh-tokoh lintas agama dari MUI, FKUB, Kristen, Katolik, Budha, PHDI, Matakin, serta Pembimas Hindu, Budha, Kristen, Katolik di lingkungan Kanwil.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Prov Jateng Farhani yang didampingi Kabag TU Suhersi bersama Kasubag Hukum dan KUB Hartanto menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan dialog yang sekaligus juga rapat koordinasi antar umat tidak lain adalah memperkokoh persatuan antar tokoh dan lintas agama yang ada di Jawa Tengah.

Hal ini, mengingat bahwa peran tokoh agama diseluruh Indonesia khususnya di Jawa Tengah memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama membangun persatuan antar umat beragama. Dikarenakan Jawa Tengah selain memiliki kekayaan dan keberagaman yang harus dijaga dan dirawat persatuan dan kesatuan antar agama juga memiliki adat istiadat yang bersendikan kitabullah yang sampai saat ini masih melekat pada masyarakat.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih karena sampai saat ini Jawa Tengah masih tetap aman, damai, terkendali, dan saling silaturahim berkat kerjasama kita semua dalam kebersamaan antar umat,” kata Farhani.

Ditambah lagi, dengan adanya isu-isu dari berbagai media sosial, tentu banyak pemberitaan yang sifatnya hanya memprofokasi sehingga mengakibatkan terjadinya perpecahan, oleh karena itu, peran dari berbagai tokoh agama inilah yang sangat diperlukan untuk bisa menyejukkan isu-isu yang bisa mengakibatkan terjadinya konflik atau perpecahan.

Untuk itu Farhani mengajak kepada semua pihak, untuk membangun bersama jejaring antara umat beragama yang ada di Jawa Tengah baik Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu tetap saling menjaga toleransi antar umat beragama agar daerah yang begitu dicintai bersama tetap aman dan terjaga dengan baik.

Dengan adanya dialog tokoh lintas agama ini Farhani berharap, dapat memberikan masukan akan gagasan kerukunan antar umat beragama, karena dengan dialog maka kita akan saling mengenal, saling memahami, dan menambah pengetahuan. Ini sangat penting, karena kasus-kasus kerusuhan dan kekurangharmonisan penganut agama tidak terlepas dari pimpinan antar agama yang kurang saling mengenal.

“Melalui dialog ini persatuan kerukunan umat beragama semakin baik dan terhindar dari segala bentuk masalah yang dapat menimbulkan perpecahan terutama antar lintas agama,” harap Farhani. (rf)