Memupuk Cinta kepada Baginda Rasulullah SAW

Tegal (Slawi)-MAN 2 Tegal menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H/2018 M di halaman madrasah. Kegiatan yang diadakan oleh ekstrakulikuler Keagamaan bekerjasama dengan OSIS tersebut bertujuan untuk melaksanakan program kerja tahunan juga untuk memupuk rasa cinta para siswa terhadap Baginda Rasulullah SAW melalui peringatan Maulid Nabi.

Walaupun peringatan Maulid Nabi begitu sederhana, namun sukses membuat siswa serta civitas akademika madrasah sangat antusias dalam mengikuti maulid dan begitu khidmat saat melantunkan sholawat untuk Rasulullah SAW.

Ditemui selesai kegiatan (23/11), Slamet Firdaus sebagai Ketua Panitia mengatakan bahwa diadakannya kegiatan tersebut untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Sebagai umat Islam kita harus memperingati kelahiran nabi yang Agung, nabi terakhir, nabi yang sempurna, Beliaulah Baginda Nabi Muhammad SAW. Karena beliaulah yang mampu menjemput kita dan memberi syafa’at ketika kita kesusahan di Yaumil Qiyamah”, jelasnya. Firdaus menambahkan bahwa dirinya merasa puas atas kerja sama panitia dan siswa yang sangat mendukung dan antusias terhadap kegiatan tersebut.

Sebagai Pembina Keagamaan, Susmanto menjelaskan peringatan maulid Nabi itu tidak harus dilaksanakan di bulan kelahiran Beliau saja, namun boleh dilaksanakan di bulan-bulan lain itu diperbolehkan karena mempunyai efek yang baik. “Kita memang sebagai umat Islam harus melestarikan budaya Islami yaitu peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan Maulid nabi ini merupakan wujud kecintaan kita kepada Beliau, juga sebagai rasa syukur kita dijadikan sebagai umat Rasulullah SAW, yang mana beliau merupakan manusia yang paling istimewa, manusia yang sempurna sehingga kita sebagai umatnya termasuk umat yang teistimewa”, terangnya.

Sehingga pelaksanaan peringatan Maulid nabi itu sebuah keniscayaan bagi kita, sebagai umat Islam sebagai umat beliau karena tidak dimiliki oleh umat-umat yang lain selain umat Nabi Muhammad SAW,” tambahnya.

Susmanto berharap siswa dapat mengambil uswah dari jejak sejarah Baginda Rasulullah. Walau peringatan Maulid Nabi ini sangat sederhana diharapkan siswa dapat mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW atau minimal ingat terhadap Beliau karena dengan ingat, mudah-mudahan ada satu atau dua akhlak beliau yang dapat kita jalankan”, jelasnya.

Abdurahman salah satu siswa berharap kegiatan ini akan terus dijalankan dan dapat lebih besar dan meriah lagi. “Saya sebagai siswa sangat mendukung kegiatan ini dan semoga untuk kedepannya  Madrasah dapat mengundang grup hadroh yang terkenal sehingga siswa serta seluruh civitas akademika dapat lebih kompak dan semengat lagi”, pungkasnya. (dhi-ras)