Menag Apresiasi Prestasi Siswa MAN Wonogiri

Wonogiri – Peserta didik Madrasah kembali menorehkan nama harum bidang olah raga di tingkat nasional yaitu sebagai juara 2 Kejurnas Judo Kartika Cup IX di Bandung. Setelah berhasil meraih prestasi dan kejuaraan Piala Gubernur Jawa Tengah sebagai 1 kejuaraan Yudo.

Septivan Nur Ramadhan, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonogiri, berhasil menyabet juara 2 Kejurnas Judo Kartika Cup IX untuk kelas 90 Kg putra. Ajang bergengsi tingkat nasional ini berlangsung di Bandung tanggal 04 – 09 Mei 2016.

Kunjungan kerja Menteri Agama di Wonogiri tidak di sia-siakan kepala MAN Wonogiri untuk melaporkan langsung dan mengajak langsung Septivan bertemu Menag Lukman hakim Saefuddin, Senin (23/05). Dalam pesannya Menteri Agama menyampaikan agar prestasi yang diperoleh Septivan Nur Ramadhan, siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonogiri dapat memacu semangat siswa-siswi madrasah lain agar terus berprestasi.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi ananda Septivan Nur Ramadhan yang mampu bersaing dan menjadi duta Jawa Tengah dalam Kejurnas tahun ini yang notebene siswa Madrasah. Kami senantiasa mendorong madrasah untuk terus berprestasi dan menjadi kiblat pendidikan di Tanah Air,” pesan Menag

Sementara itu, plt. Ka. Kankemenag Wonogiri Masdiro, sangat mengapresiasi prestasi siswa MAN Wonogiri tersebut, ini membuktikan bahwa peserta didik madrasah selain berorientasi pada pendidikan moral atau akhlaq tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga.

Madrasah juga berusaha untuk mendidik para siswa yang belajar pada Madrasah tersebut yang diharapkan dapat menjadi orang-orang yang mendalam pengetahuan keislamannya disatu sisi serta mendalam penguasaan informasi dan tekhnologinya disisi yang lain. Madrasah juga berperan melakukan transfer ilmu-ilmu agama (tafaqquh fi al-din) dan nilai-nilai Islam (Islamic vaues), sehingga mampu memainkan peranan sebagai agen perubahan (agent of change).

Kepala MAN Wonogiri Nuri Hartono ditemui di ruang kerjanya rabu (25/05) mengatakan bahw prestasi yang di peroleh Septivan berkat dorongan dan kerjasama serta bimbingan dari KONI Wonogiri maupun guru olahraga.

“Untuk itu MAN Wonogiri secara aktif dan mendorong peserta didiknya mengikuti berbagai kegiatan baik olah raga, seni maupun olimpiade sain mengingat kompetensi diharapkan dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan akan siswa berprestasi,” ucap Nuri.

Karena salah satu indikator pendidikan yang bermutu dan berkualitas adalah pendidikan yang melahirkan lulusan yang berkompeten khususnya pada bidang IPTEK selain itu olimpiade sains juga dapat melatih dan membiasakan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis peserta didik serta akan melahirkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat, sehat dan handal di bidangnya. (Mursyid & Heri/gt)