Menag Orasi Agama dan Budaya

Purwokerto – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (LHS) Orasi Agama dan Kebudayaan pada peresmian gedung Perpustakaan dan perkuliahan IAIN Purwokerto yang dihadiri oleh Rektor UIN Yogyakarta, IAIN Surakarta, IAIN Salatiga, Kepala Kantoir Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Farhani, jajaran Pemerintah Daerah Purwokerto,serta para Kepala MAN Purwokerto.

Dalam orasinya mengatakan “Perpustakaan merupakan peran yang sangat luar biasa, dalam mengembangkan tri Darma perguruan tingginya, mengembangkan fisi sucinya sebagaimana  menjaga peradaban umat manusia yang lebih baik” perpustakaan merupakan gudang ilmu yang dapat menyinari dunia, sehingga peradaban manusia semakin berkembang yang lebih baik.

Dari dulu para pendiri Kementerian Agama sudah bercita-cita untuk mendirikan Perguruan Tinggi sehingga ada yang menjadi wadah sebagai wahana bagi mereka yang mengenyam di madrasah-madrasah kemudian mampu melanjutkan ke perguruan tinggi keagamaan, perguruan tinggi itu juga supaya mampu dan memelihara corak keberagamaan Islam.

Kita bangsa indonesia mempunyai keunikan tersendiri yang tidak ada di bangsa lain, khususnya memposisikan agama kedalam realita kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk kehidupan bermasyarakat. Di Indonesia merupakan kemajemukan dari agama, kebudayaan, Bahasa, suku bangsa dan lain sebagainya, dan nilai-nilai agama diposisikan menjadi tempat yang paling tinggi, sehingga semuanya itu ada keterkaitannya dengan nilai-nilai agama.

Akhirnya ketika agama dimaknai oleh manusia maka akal sehat manusia tidak akan mampu, karena itu adalah kehendak yang maha sempurna, karema manusia secerdas apapun ada keterbatasannya.

LHS juga berkelakar bahwa  beliau juga masih keturunan dari banyumas, karena ayah dari Sukaraja, sehingga beliau merasa masih erat sekali dengan kebudayaan yang ada di banyumas walaupun lahir tidak di banyumas. (bd)