Menag RI Lukman Hakim Hadiri Seminar Nasional Dan Launching IAIN Kudus

Kudus –  Sejak tanggal 5  April 2018 Sekolah Tinggi Islam ( STAIN ) Kudus beralih status menjadi Institut Agama Islam. (IAIN) . Peralihan tersebut sesuai dengan Kepres No. 27 Tahun 2018. Perubahan ini disambut baik oleh mahasiswa, menjadikan iklim kreatifitas mahasiswa meningkat mulai dari membuat mengadakan acara acara yang penuh kratifitas sampai berlomba berlomba untuk menghasilkan  produk yang meningkat .

Pada tanggal 5/5  bertempat  di GOR IAIN Kudus Menag RI  Lukman Hakim  hadiri seminar nasional  dan  melaunching IAIN Kudus dengan tema “ PTKIN menjadi pendidikan islam dunia mengembangkan islam nusantara menangkal radikalisme dan memperteguh NKRI “ disambut antusias dan  berkesan oleh tamu  yang hadir   sebanyak 500 orang terdiri  Bupati Kudus diwakili oleh Ka Disdikpora , Rektor PTKIN se jateng, Jajaran Ka KanKemenag se jateng, Kepala MTs se Kabupaten Kudus, Kepala MI se Kabupaten Kudus, Polres, Kodim dan camat Bae.

Dalam sambutanya Menteri Agama Republik Indonesia H.M. Lukman Hakim Saifudin mengatakan pemerintah mempunyai komitmen yang sangat luar biasa dan saat ini  kementerian agama menaungi 58 Perguruan Islam Negeri seluruh Indonesia. Ada institusi kelembaga islam yang sangat kokoh yang telah memberikan konstribusi dan sumbangsih yang sangat besar kepada negara ini.

Dikatakanya mobilitas kaum santri yang lulusan pondok pesantren mengalami lonjakan yang luar biasa sehingga dituntut  untuk memfasilitasinya, salah satunya membangun IAIN Kudus.

Rektor IAIN Kudus Mundzakir dalam sambutanya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak menteri karena sudah membantu dalam pelaksanaan pembangunan IAIN Tahun ini. Beliau berharap dengan diresmikan IAIN Kudus dapat berbenah dan semakin meningkatkan kualitas agar tidak kalah dengan yang lain.

Djoko Susilo dari Disdikpora mewakili Bupati Kudus dalam sambutanya mengatakan Kabupaten Kudus merupakan tempat yang menonjol dalam  pendidikan keagamaan untuk itu kita harus bisa menyikapi dalam dinamika di lapangan. “ Mari kita buktikan bahwa islam dapat memberikan dan menciptakan generasi yang cerdas, santun serta berkarakter dan mudah mudahan kita akan selalu mendapatkan bimbingan dari Allah SWT “ Tandasnya. (St.Zul/wwk/bd).