Mengaji : Bukti kecintaan Kepada Nabi Muhammad SAW

Rembang – Pada bulan Rabiul Awal ini, masyarakat marak menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Hal ini dilakukan sebagai ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad. Namun kecintaan tersebut tidak hanya sebatas memperingati hari kelahirannya saja. Umat Islam diimbau untuk mengkaji lebih dalam ajaran-ajaran yang Beliau sampaikan.

Demikian disampaikan oleh KH Chazim Mabrur ketika menyampaikan tausiyah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw yang diselenggarakan oleh Nadzir Masjid Al-Falah, Desa Sumbergirang, Lasem, Rembang, Sabtu (17/11/2018) di masjid Al-Falah, Lasem.

KH Chazim menyampaikan tentang pentingnya mencari ilmu sebagai bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad. “Kalau mengaku cinta Nabi, teladani akhlaknya, pelajari ajaran-ajarannya,” tandasnya.

Mempelajari ilmu tersebut bisa dilakukan dengan mengaji berbagai ilmu kepada para kyai. Misalkan ilmu tentang fikih, akhlaq, hadits, dan lainnya.

KH Chazim juga mengingatkan pentingnya mempelajari ilmu ‘sholat’. Banyak sekali permasalahan-permasalahan yang terjadi menyangkut sholat. Menurut KH Chazim, kalau masyarakat tidak bertanya kepada kyai atau ulama yang berkompeten, tidak mungkin permasalahan tersebut dapa terjawab. “Itu baru persoalan tentang sholat, belum persoalan-persoalan lainnya,” ujar KH Chazim.

KH Chazim berpesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan masjid sebagai sarana mengkaji ilmu. KH Chazim mengapresiasi takmir masjid yang memanfaatkan masjid untuk berbagai kegiatan selaln sholat, seperti tadarus Al-qur’an, pembacaan sholawat nabi, kajian kitab fikih, pengajian selapanan, dan lainnya.

“Sebagaimana yang dilakukan ulama-ulama terdahulu, mari meramaikan masjid demi tegaknya agama Islam,” ujarnya. — iq/bd