Meningkatkan Kualitas Guru Dengan Pelatihan Tahsin

Surakarta – Taman Pendidikan Al qur'an  merupakan tempat untuk mendidik santriwan santriwati dalam  mendalami dan mempelajari cara membaca al-Qur'an dengan baik dan benar. Disamping itu, juga tempat mendidik santri supaya berakhlakuL karimah. Dengan demikian, TPQ mempunyai peran yang besar dalam membangun kemampuan spiritual masyarakat sejak dini dan di harapkan kedepannya bisa meningkatkan kemampuan menulis, memahami, mengamalkan dan membaca Al-Qur'an.

Untuk menunjang cita-cita tersebut diatas, dibutuhkan guru yang berkualitas, sehingga nantinya ilmunya bisa di tularkan kepada santri-santinya dengan baik dan benar.

Atas dasar itulah, Badan Koordinasi Taman Pendidikan Al Qur'an Badko TPQ Kecamatan Banjarsari, mengadakan pelatihan tahsin bagi guru yang diikuti  100 guru TPQ se-Kecamatan Banjarsari, di Aula Kankemenag kota Surakarta, Minggu (14/10).

Kepala Kankemenag Kota Surakarta, Musta’in Ahmad, dalam sambutannya mengatakan guru TPQ harus senantiasa meningkatkan kualitas diri agar kedepannya semua generasi yang akan dating tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Tapi, juga mampu mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kedepannya akan tumbuh rasa cinta tanah air di benak guru dan santri-santrinya. Mengingat, kemerdekaan bangsa Indonesia ini juga tidak lepas dari peran besar para ulama terdahulu yang selalu berpegang tegung pada A;-Qur’an”, papar Musta’in.

Selain itu Musta’in juga menyampaikan pesan kepada  guru-guru TPQ agar apa yang telah diperoleh pada pelatihan tersebut dapat bermanfaat dan diterapkan di TPQ-masing-masing dan kegiatan ini sekaligus bisa dijadikan sebagai sarana silaturrahmi guru-guru TPQ.

Sementara itu, Ketua badko TPQ Kota Surakarta Kasmiyanto Hanief, mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah pegangan hidup sekaligus bisa mendatangkan keberkahan. Oleh karena itu, harus senantiasa kita jaga, pelajari dan amalkan dalam kehidupan .

“Ini merupakan salah satu tugas guru TPQ yang harus memiliki kualitas yang baik agar bisa menjadi guru yang handal,” ujarnya. (rma/bd)