Menteri Agama RI Meresmikan Gedung STAIN Kudus

Kudus – Usai upacara wisuda sarjana STAIN Kudus, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (LHS) meresmikan gedung STAIN Kudus, Sabtu (29/10). Menag didampingi Ketua STAIN Kudus Fadhul Mufid meresmikan gedung dengan diawali Penandatangan Prasasti dan pengguntingan pita. Hadir dalam peresmian Bupati Kudus Mustofa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Farhani, Ketua Pengadilan Negeri Kudus Agung Suradi, Dandim Kudus Gunawan Yudha Kusuma Andi Rifai,dan Kepala Kantor Kementerian Agama se-Karesidanan Pati.

Dalam peresmian Gedung baru STAIN Kudus LHS berpesan, pergunakanlah gedung baru baru ini semaksimal mungkin untuk kegiatan perkuliahan dan sebagainya sehingga gedung betul-betul bermanfaat guna kemaslahatan bersama guna mendidik generasi yang akan datang sehingga negara diemban oleh orang yang beriman serta jauh dari permasalahan  korupsi Kolusi dan Nepotisme.

LHS juga mengatakan bahwa, “STAIN Kudus harus dikembangkan kearah yang lebih baik, ini merupakan kontribusi yang bagus dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, Saya melihat fasilitas yang tersedia serta kinerja dan jumlah mahasiswanya dan berbagai persyaratan  yang di butuhkan nampaknya sudah selayaknya untuk dijadikan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) kami telah diajukan ke pusat,  kita tinggal menunggu keputusan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama dengan STAIN lainnya.”

STAIN Kudus adalah salah satu yang perguruan tinggi Islam yang mengembangkan kelas internasional, salah satu prestasi yang dinilai masyarakat menjadikan keunggulan, Sekarang STAIN Kudus menduduki ranking 4 dari 55 perguruan tinggi Islam Negeri se-Indonesia, dari jumlah tersebut 11 diantaranya adalah UIN, dalam arti STAIN kudus dapat menyisihkan dari UIN yang lain, LHS sangat apresiasi dengan perkembangan STAIN Kudus.

Dan pada akhirnya LHS berpesan terus tingkatkan semua yang sudah baik menjadikan yang lebih baik lagi untuk memenuhi harapan masyarakat dan bangsa ini. Tingkatkan terus mencetak generasi  Islami yang cerdas trampil dan jujur. (bd)