Menulis, Tidak Hanya Niat tapi Komitmen

Magelang –  Lilik Fatkhu Diniyah, Guru MI Al-Iman Kota Magelang menjadi narasumber pada kegiatan “Semarak Hardiknas 2018” dengan tema Membumikan Literasi bertempat di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidik Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika ( P4TK BOE) Malang, Jawa Timur, Minggu (22/04). Lilik yang telah menulis dua buah buku dengan judul Sejuta Cerita Satya Lencana dan Cara Asyik Belajar Konstitusi (Petunjuk Praktis bagi Guru PKn SD/MI) menyampaikan tentang cara kreatif menulis buku kepada 310 peserta seminar.

 Lilik menyampaikan bahwa kita sebagai guru memiliki banyak bahan untuk dijadikan sebagai sumber tulisan.  “Guru bisa menuliskan tentang pengalamannya mengajar dengan berbagai model, strategi, dan media pembelajaran. Selain itu, guru juga bisa menuliskan pengalamannya dalam menangani siswa terutama dalam rangka menumbuhkan pendidikan karkater di lingkungan sekolah/madrasah, atau hal lain yang berkaitan dengan pendidikan.” ujarnya.

Menulis itu mudah. Hal yang paling penting adalah komitmen untuk segera memulai menulis karena dengan menulis ilmu kita akan terikat. Dengan menulis pun akan memanjangkan usia. “Melalui menulis kita juga dapat memberikan manfaat kepada orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Ketika kita sudah memberikan manfaat kebaikan bagi orang lain maka keberkahan akan senangtiasa mengikuti,” imbuhnya.

Dari kegemarannya menulis, Lilik telah mendapatkan berbagai penghargaan di tingkat nasional di antaranya mendapat penghargaan Satya Lencana Pendidikan dari Presiden RI karena telah meraih beberapa kejuaraan. Ia pernah meraih pemenang I Guru prestasi tingkat Nasioanal tahun 2012. Ia juga pernah meraih pemenang II Anugerah Konstitusi bagi Guru PKn Berprestasi. (Lilik/gt)