Menyambut Ramadhan, Kemenag selenggarakan Pawai Taaruf

Karanganyar – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436H/2015M, Kementerian Agama (Kemenag) beserta Pemerintah Daerah, Majelis Ulama Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional dan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan pawai ta’aruf, 16/06/15. Kegiatan ini diikuti oleh sekolah umum TK/RA sampai SMA/MA, Ormas Islam, juru pungut Baznas, Da’i kamtibmas serta pegawai Instansi pemerintah dan karyawan swasta. Tidak ketinggalan, calon jama’ah haji tahun 2015 pun ikut memeriahkannya.

Dikatakan ketua panitia kegiatan yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad bahwa pawai ta’aruf ini diikuti sekitar lima ribu peserta. Peserta pawai ta’aruf berjalan/long march dengan mengenakan pakaian Islami mulai dari Masjid Agung sampai jembatan siwaluh, dimana Bupati Karanganyar dan Wakilnya serta seluruh pejabat di Kabupaten Karanganyar ikut menyaksikan dari panggung kehormatan.

“Tujuan kegiatan pawai ta’aruf ini adalah untuk menghadirkan suasana bulan puasa/bulan suci ramadhan di tengah-tengah masyarakat. Harapannya adalah warga di Kabupaten Karanganyar menyambut Ramadhan dalam suasana kegembiraan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar muslim satu dengan lainnya”, ucap Musta’in.

Sementara itu, pegawai Kemenag dan KUA se Kabupaten Karanganyar yang ambil bagian dalam pawai ta’aruf ini mengenakan pakaian ala Wali Songo. Dengan surban dikepalanya, pakaian/celana hitam lebam dan sandal gunungnya, 22 pegawai Kemenag Karanganyar menyusuri jalan lawu bersama peserta pawai ta’aruf lainnya.

Pawai ta’aruf dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan ini sudah berjalan selama empat tahun berturut turut. Selama itu juga seluruh unsur keagamaan di bawah Kemenag selalu turut serta, mulai dari RA, MI, MTs, MA sampai Ormas keagamaan.

Tahun ini, Kemenag diberi kepercayaan oleh Bupati Karanganyar untuk mengelola program Karanganyar Bertaqwa selama bulan Ramadhan. Mulai dari pawai taaruf, tarawih keliling, membaca qur’an setiap hari selama bulan ramadhan di Instansi pemerintah, Nuzulul Qur’an, I’tikaf di akhir Ramadhan, hingga pelaksanaan shalat Idul Fitri. (Hadi)