Meraih Ilmu Di Bulan Ramadhan Dengan Kajian Kitab Kuning

PATI – Seiring datangnya bulan Ramadhan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati mengadakan serangkaian kegiatan untuk mengisi bulan suci bagi umat islam ini dengan kegiatan yang bermanfaat untuk peningkatan kualitas keagamaan pegawai kantornya. Hari demi hari di Ramadhan tahun ini dilalui banyak aktifitas bermanfaat oleh pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati. Bagaimana tidak? setiap Senin sampai Kamis diselenggarakan kajian tafsir terjemah Kitab Kuning bidang Fiqih Islam oleh Seksi Bimas Islam yang digelar di musholla “Al Ikhlas” Kankemenag Kabupaten Pati setelah kegiatan jamaah sholat dhuhur.

Senin (21/05/2018) merupakan jadwal pertama dimulainya pelaksanaan Kajian Kitab Kuning dengan menghadirkan narasumber penyuluh-penyuluh agama islam fungsional yang merupakan para ulama di lingkup Kankemenag Kabupaten Pati secara bergantian. Pelaksanaan kajian ini dilaksanakan pada jam istirahat yakni ba’da dhuhur.

Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati Ahmad Syaiku, bertindak sebagai pembuka materi pada hari pertama kajian, dalam arahannya mengungkapkan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk mengisi kegiatan yang bernilai ibadah, selain itu juga untuk mendapatkan ilmu dan menerima informasi permasalahan yang ada di tengah-tengah umat, ungkapnya.

Ramadhan adalah bulan muhasabah. Kita sebagai ASN selayaknya memanfaatkan bulan ini untuk banyak beribadah, mengevaluasi diri, meningkatkan pelayanan, ujarnya

Kita semua sejatinya adalah guru. Seseorang yang diberkahi dengan ilmu, hikmah dan khosyah. Guru yang baik senantiasa merasa diawasi oleh Allah, merasa takut kepadaNya. Bertindak tenang berwibawa, meninggalkan perkara haram, menghindari syubhat serta selalu bersandar kepada Allah, paparnya.

Tidak sedikit pegawai yang mengikuti kajian ini mendengarkan dengan seksama penjelasan yang disampaikan oleh pemandu, Terlihat dari jumlah pesertanya, sepertinya pegawai Kankemenag Kab. Pati sangat antusias mengikuti kajian ini. Serius tapi santai mewarnai kajian tafsir selama kurang lebih 45 menit ini. Sesekali pemandu juga memberikan selingan berupa candaan yang membuat peserta tersenyum lebar dan hilang kantuknya.

Dengan adanya kajian ini, pegawai dimudahkan untuk mendapatkan dan menambah ilmu keagamaan mereka. (Athi’/bd)