Merogoh Kocek Sendiri Demi Meningkatkan Kompetensi

Karanganyar – Tumbuh dan berkembangnya seseorang, lembaga atau sebuah institusi tidak selalu diiringi dengan modal yang besar. Bahkan tidak sedikit yang survive adalah mereka yang hidup dalam keterbatasan, namun memiliki keikhlasan dan semangat juang tinggi. Hal ini sudah dibuktikan oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Karanganyar. Dengan fasilitas terbatas dan hanya mengandalkan dana gotong royong, nyatanya IGRA kerap mengadakan berbagai pertemuan, seminar hingga lomba.

Ditengah besarnya dana pendidikan yang belum mencapai Raudhatul Athfal, mereka yang tergabung dalam IGRA Kecamatan Ngargoyoso – Karanganyar rela merogoh kocek sendiri untuk mengadakan seminar pendidikan pada hari Rabu, 15 Oktober 2014. Acara yang digelar di Resto Candi Ngargoyoso ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Guru-guru RA dalam mendidik generasi muda bangsa.

Melihat semangat yang luar biasa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad SH. MH. memberi apresiasi tinggi dengan menyempatkan untuk selalu hadir pada setiap acara yang digelar oleh IGRA. Saat menyampaikan sambutan di depan 45 Guru RA yang mengikuti seminar tersebut, beliau berpesan agar mereka meningkatkan self control nya, terlebih yang berada di lingkungan Agama. Hal ini terkait dengan ramainya media masa yang sedang membahas beberapa kejadian di dunia pendidikan akhir-akhir ini.

Selanjutnya Mustain juga mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang akan melemahkan institusi kita. “Menjaga citra itu penting untuk keberlangsungan institusi atau lembaga kita”, terangnya.

“Ojo gampang padu (jangan mudah berkelahi), karena keberhasilan yang telah kita dapatkan akan tertutup dengan perselisihan tersebut. Sebenarnya musuh kita itu bukan orang lain bukan institusi lain, melainkan diri kita sendiri”, tambahnya.

Terakhir Mustain berpesan agar kita semua menjaga nuansa keagamaan disaat meningkatnya peradaban zaman yang semakin maju. (Hadi)