Meski Unik, Ibadah Haji Sangat Dinanti dan Diminati

Ungaran – Sebanyak 777 orang calon jemaah haji Kabupaten Semarang tahun 2017 mengikuti acara Sosialisasi Kebijakan Penyelenggaraan Haji di ruang Serba Guna Masjid Agung Al Mabrur di Kompleks Alun-Alun Sidomulyo Ungaran, Selasa (18/04).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang Muhdi mengingatkan kepada segenap calon jemaah haji yang sudah ditetapkan berangkat pada tahun ini untuk segera melunasi biaya haji (BPIH) di Bank dimana dulu membayar setoran awal sesuai dengan batas waktu yang sudah ditentukan.

Seperti diketahui, pelunasan tahap pertama sudah dimulai pada 10 April lalu hingga 5 Mei mendatang bagi calon haji yang belum pernah haji. Adapun pelunasan tahap kedua mulai 22 Mei-5 Juni 2017 bagi penggabungan mahram suami-istri, anak kandung dan orang tua yang terpisah, beserta calon haji berusia 75 tahun ke atas dan pendampingnya.

Hingga senin kemarin, calon jemaah haji dari Kab. Semarang yang tercatat sudah melakukan pelunasan biaya BPIH baru sekitar 65% atau sejumlah 505 orang dari keseluruhan jamaah yang akan berangkat tahun ini. Untuk itu, dengan sosialisasi ini diharapkan segenap jemaah secepatnya dapat memenuhi persyaratan pelunasan BPIH sebagai prasyarat keberangkatan haji itu sendiri.

Menurut Muhdi, Ibadah haji adalah ibadah yang sangat unik. Meski membutuhkan biaya yang cukup besar serta resiko yang tidak ringan, namun jumlah pendaftar haji dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Hal ini berimbas dengan semakin panjangnya daftar antrian (waiting list) yang saat ini sudah mencapai 19 tahun.

Untuk itu, Muhdi juga berpesan kepada segenap jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan mulai dari sekarang sampai saatnya nanti berangkat ke Baitullah. Hal ini penting karena ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan persiapan matang. “Dengan menjaga pola hidup yang sehat serta berolah raga cukup, semoga segalanya nanti dimudahkan oleh Allah SWT,” pesan Muhdi. (slh/gt)