MIN 4 Boyolali Gelar Matsama Secara Daring

Boyolali (MIN 4 Boyolali) — Pembukaan Matsama (Masa Taaruf Siswa Madrasah) MIN 4 Boyolali dilakukan secara daring di ruang guru, Senin (12/7/2021). Kegiatan ini dihadiri seluruh panitia PPDB dan Matsama.  Matsama dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (15/7/2020). 

Muhamad Ridwan selaku ketua panitia mengatakan sejumlah 88 siswa baru diharapkan mengikuti Matsama sebagai salah satu kewajiban siswa baru. “Pandemi Covid-19 yang belum mereda dan ditambah kebijakan PKKM Darurat Jawa-Bali ini, menuntut diselenggarakan Matsama secara online (daring) untuk mengantisipasi risiko yang besar terhadap penularan Covid-19. Pelaksanaan Matsama dilakukan dengan beberapa aplikasi daring mengunakan Zoom. Dari 89 siswa baru, 30 siswa dapat mengikuti melalui aplikasi Zoom dan sisanya melalui Chanel Youtube MIN 4 Boyolali. ” ujarnya.

Kepala MIN 4 Boyolali memberikan ucapan selamat kepada siswa baru yang telah mempercayai MIN 4 Boyolali sebagai madrasah untuk menimba ilmu sekaligus membuka kegiatan Matsama Tahun Pelajaran 2021/2022. “Diharapkan semua siswa baru tetap semangat dalam belajar, sesuai dengan kebjakan yaitu pembelajaran jarak jauh secara daring maupun luring”.  

Setelah pembukaan Matsama selesai, kemudian acara dilanjutkan dengan kegiatan materi yang sudah dijadwalkan panitia, adapun materi yang pertama tentang Kemadrasahan, Sejarah Madrasah dan Profil MIN 4 Boyolali yang disampaikan secara langsung oleh Kepala Madrasah, kemudian materi kedua tentang Struktur Organisasi MIN 4 Boyolali, Tata Kelola Tenaga Pendidik dan Kependidikan disampaikan oleh Kepala Tata Usaha Tri Kristiyani Widiyawati, Pengenalan Kurikulum oleh Bagian Kurikulum, Zaenuri, Pengenalan Kegiatan Kesiswaan dan Prestasi Madrasah oleh Bagian Kesiswaan Muh. Anhar, Keragaman yang ada di Indonesia dan Etika menjadi Siswa Madrasah oleh Muh Burhani. Umdatul Khasanah selaku Wali kelas 1 C menyampaikan “ Anak-anak sangat antusias dengan kegiatan Matsama, walau melalui daring mereka tetap senang dalam menyimak materi yang disampaikan oleh bapak atau ibu guru dengan baik”. Ungkap Umdatul. (RDW/Jaim/rf)