MIN Jetis Membantu Korban Bencana di Wonogiri

SUKOHARJO – Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Jetis Kabupaten Sukoharjo menggalang dana untuk membantu korban bencana alam tanah longsor yang melanda Kabupaten Wonogiri pada beberapa waktu yang lalu. Donasi solidaritas yang dikumpulkan dari seluruh wali murid, guru, dan karyawan tersebut disalurkan melalui fasilitasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri untuk warga Desa Hargosari, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, pada Senin (18/12).

Bantuan dari MIN Jetis diterima langsung oleh Kepala Desa Hargosari, Trining Rahayu,  disaksikan Camat Tirtomoyo, Kuswarno, dan perwakilan BPBD Wonogiri, Fendika, bertempat di ruang kerja camat Tirtomoyo. Trining Rahayu sangat berterima kasih dengan bantuan dari MIN Jetis yang mempunyai rasa kepedulian terhadap korban bencana di Hargosari.

“Saya mewakili seluruh warga Hargosari akan menggunakan dana bantuan ini untuk memperbaiki fasilitas yang rusak sehingga warga dapat menggunakan kembali,” tutur Triningsih dengan haru. Ia menceritakan bahwa sampai saat ini masih sekitar 800 warga yang bertahan di pengungsian karena rumah mereka rusak diterjang air yang bercampur lumpur.

“Kami sempat terisolasi selama tiga hari setelah kejadian bencana tersebut. Semua menggunakan kebutuhan seadanya untuk bertahan hidup. Setelah tiga hari baru bantuan dari luar bisa masuk ke desa kami,” ungkap Triningsih dengan mata berkaca-kaca.

Sie Humas MIN Jetis, Anton Purwoko menjelaskan bahwa aksi solidaritas MIN Jetis untuk korban bencana di Wonogiri terkumpul dana Rp. 20.881.000,00. Selanjutnya MIN Jetis berkoordinasi dengan BPBD Wonogiri dan diarahkan untuk menyalurkan ke Desa Hargosari, Tirtomoyo.

“Wali murid sangat antusias dalam kegiatan ini. Hanya beberapa hari saja dana langsung terkumpul sejumlah tersebut,” kata Anton Purwoko. Pada kesempatan yang sama, Camat Tirtomoyo, Kuswarno yang turut menyaksikan penyerahan bantuan mengungkapkan rasa kagum terhadap keluarga besar MIN Jetis yang mempunyai semangat tinggi untuk membantu saudara-saudara mereka di Tirtomoyo.

Sementara itu, Kepala MIN Jetis, Danuri menjelaskan bahwa aksi solidaritas tersebut merupakan salah satu program sekolah yang rutin dilakukan setiap ada kejadian tertentu yang membutuhkan bantuan. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya madrasah untuk mengajak seluruh keluarga MIN Jetis dalam bershodaqoh, lebih peduli kepada lingkungan sekitar yang membutuhkan.

“Penggalangan dana untuk korban bencana sekaligus kami jadikan untuk pembelajaran siswa MIN Jetis. Dengan kegiatan tersebut siswa benar-benar diajak untuk mampu menerapkan ilmu yang sudah didapatkan di madrasah sehingga ilmu mereka menjadi bermanfaat untuk semua,” imbuh Danuri.(Pry)