MIN Patihan Kenalkan Karakter Hidup Sehat Sejak Dini

Sragen – Dalam rangka mengenalkan dasar gerakan Palang Merah, MIN Patihan bekerjasama dengan PMI cabang Sragen menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan PMR Mula pada Hari Sabtu, 10 Februari 2017. Peserta dari perwakilan kelas 3, 4, dan 5 berjumlah 125 anak sangat antusias mengikuti diklat tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan dan kemanusiaan, menambah pengetahuan serta kreativitas Palang Merah Remaja. Peserta juga dapat berperan sebagai “Peer Educator” atau pelatih sebaya yang diharapkan dapat berbagi pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam bidang kesehatan kepada teman sebayanya.

Materi yang disampaikan berupa teori tentang manajemen PMR, kepalangmerahan, pendidikan remaja sebaya, dan sekolah siaga bencana. Peserta dilatih menghadapi kondisi darurat dalam keluarga, maupun Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) serta pengenalan kegiatan donor darah suka rela. Peserta praktek langsung membalut luka patah tangan maupun kaki, menolong korban pingsan, menggangkat korban  maupun menghadapi kebakaran.

Wakil dari PMI cabang Sragen Drs. Suwarno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diklat ini sangat diperlukan bagi siswa sedini mungkin. “Pelatihan PMR Mula untuk melatih diri maupun teman disekitarnya menghadapi kejadian yang tidak diinginkan, misalnya terjatuh, mimisan atau pingsan saat upacara. Jadi selain guru, siswa sudah terlatih untuk mengatasi hal tersebut”, terang Suwarno. Karena pentingnya diklat ini, semoga dapat menginspirasi bagi sekolah-sekolah yang lain.

Hal senada diungkap Kepala MIN Patihan, Ruslan Haifani mengharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam mengatasi masalah di bidang kesehatan. “Dengan murid lebih dari 800, masalah kesehatan anak akan semakin mudah diidentifikasi dan ditangani oleh madrasah”, pungkasnya (ida).