MKK MTs Ma’arif NU Kota Semarang Launching 6 Modul

Semarang (Humas) – Musyawarah Kerja Kepala Madrasah Madrasah Tsanawiyah (MKK MTs) Ma’arif NU Kota Semarang melaunching enam modul di Rumah Makan Jowo Ndeles, (Rabu, 26/5/20201). Acara tersebut dilaksanakan disela-sela Silaturrahim, Halal Bi Halal, dan penguatan  pengurus MGMP MTs Ma’arif NU Kota Semarang. 

“Penerbitan modul tersebut merupakan salah satu program kerja MKK MTs Ma’arif NU yang ditulis oleh perwakilan pengurus MGMP MTs Ma’arif NU  Kota Semarang. Keenam modul tersebut adalah mata pelajaran Aqidah Akhlak, Bahasa Inggris, Fiqih, Matematika, Pendidikan Jasmani, Qur'an Hadis,” tutur H. Ach. Samsudin, Ketua MKK MTs Ma’arif NU Kota Semarang.

Lebih lanjut Samsudin menjelaskan bahwa modul tersebut akan digunakan untuk peserta didik pada MTs di bawah naungan Pengurus Cabang Lembaga Ma’arif NU Kota Semarang se-Kota Semarang. “Hal ini menunjukkan guru-guru mata pelajaran di MTs NU Kota Semarang mampu melakukan publikasi ilmiah berupa modul yang manfaatnya bisa dirasakan oleh teman-teman sejawat dan peserta didik. Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari dukungan PCNU, LP Ma’arif NU Kota Semarang, dan Kementerian Agama Kota Semarang. Insyaa Allah dengan dukungan berbagai pihak, ke depan mata pelajaran lain akan menyusul,” tegasnya.   

Sedangkan tentang peranan MGMP, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Semarang, H. Fatkhurronji, menjelaskan berperan menjadi fasilitator bagi para guru untuk semakin meningkatkan profesionalismenya. Indikatornya di anataranya capaian nilai rerata Asesmen Kompetensi Guru ke depan bisa meningkat memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Fasilitator
“MGMP MTs NU Maarif Kota Semarang  seharusnya mampu menjadi fasilitator yang unggul bagi peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan keaktifan siswa untuk mengikuti banyak kompetisi baik berskala nasional maupun internasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan MGMP. Karenanya, peluang ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas MGMP MTs Ma’arif NU Kota Semarang,” tegasnya.  
 
Pada kesempatan tersebut, Fatkhurronji yang juga alumni Doktor Universitas Negeri Semarang berpesan agar pengurus MGMP agar mengurus legalitas organisasi MGMP dengan SK dari Kepala Kemenag Kota Semarang.

Kemudian untuk meningkatkan kualitas MGMP, Hery Nugroho, fasilitator modul nasional, agar pengurus dan anggota memahami istilah “MGMP” sebagai sebuah inspirasi, yaitu singkatan dari Musyawarah, _Growth_ (tumbuh menjadi yang lebih baik), Mimpi yang diwujudkan dengan visi, misi, dan program kerja, dan Publikasi karya inovatif yang bisa dirasakan oleh anggota peserta didik maupun teman sejawat.

Apabila nilai inspirasi “MGMP” tersebut bisa diimplementasikan, maka organisasi MGMP MTs NU Kota Semarang akan meraih predikat JOSS. “JOSS adalah singkatan dari menambah jaringan, menjadi organisasi idaman, menguatkan silaturrahim, mengantarkan pengurus dan anggota MGMP mendapatkan kesuksesan bersama.” (hn-qq)