Modifikasi Perilaku Anak melalui Seminar Parenting Suggestion

Semarang – Dunia pendidikan akan maju dan berkembang jika banyak pihak yang ambil andil dan terlibat dalam mensukseskannya. Orang tua, guru, pemerintah dan masyaraat harus membangun komunikasi yang baik untuk kemajuan pendidikan. Hal itu dikemukakan Muthohir Kasib, Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Al Khoiriyyah Semarang, saat membuka seminar Parenting Suggestion MI Al Khoiriyyah 01 Semarang, bertempat di Hotel Siliwangi, Semarang, Ahad (13/01). Seminar mengambil tema “Rahasia Efektif Menyugesti dalam Mendidik Anak”.

Seminar menghadirkan narasumber, A. Hamam Rosidi, instruktur hipnotherapy nasional, diikuti 132 orang tua wali murid kelas unggulan MI Al Khoiriyyah 01. Di sela kegiatan itu, diisi pula dengan acara kreatifitas anak berupa lomba mewarnai untuk siswa kelas I – III, dan lomba menggambar bebas untuk siswa kelas IV – VI.

Dikatakan Muthohir, seminar parenting dimaksudkan untuk memberi bekal orang tua wali murid di madrasah yang dikelolanya, khususnya dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dalam mendidik putra-putrinya dan mendapatkan informasi utuh mengenai program pendidikan MI Al Khoiriyyah 01 dalam menyiapkan generasi yang sholeh, berakhlakul karimah, dan cinta Al-Qur’an.

Di samping itu, tambahnya, kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka ruang diskusi dan keterbukaan antara orang tua dan guru. Orang tua harus memahami cara efektif dalam menyugesti sikap anak, sebagai upaya mewujudkan mimpi orang tua.

“Kami ingin menjalin hubungan silaturrrahim dan kedekatan antara orang tua dan guru, dan sebaliknya para guru mendapat banyak masukan yang bisa dijadikan acuan dan pertimbangan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik,” ungkap Muthohir.

Sementara itu, Hamam Rosidi, memaparkan pentingnya parenting suggestion yang pada prinsipnya adalah memodifikasi perilaku anak, memodifikasi perasaan, sikap, dan keadaan anak. The power of suggestion yang efektif adalah menanamkan kata-kata positif kepada anak dengan diulang-ulang. Hindari kata-kata janji kepada anak.

“Sentuh anak pada tempat-tempat tertentu, mencium kening, di rambut kepala, di pundak kanan, di pungung belakang, dengan nasehat kata-kata positif, suara lembut dan berulang-ulang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, kepala MI Al Khoiriyyah 01, Faridul Umar, menambahkan, MI yang dipimpinnya mengagendakan kegiatan yang melibatkan orang tua wali murid dan masyarakat secara berkala. Saat penerimaan raport semester ganjil pertengahan bulan Desember lalu, MI Al Khoiriyyah 01 juga mengadakan Gelar Expo pendidkan dengan agenda berupa, Bazar, pagelaran kesenian, pameran buku, dan pameran hasil karya anak.

“Kami ingin membangun komunikasi dengan semua pihak, karena majunya pendidikan di MI kami tidak hanya tanggung jawab guru atau madrasah semata, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya. (amg/gt)