Momentum Romadhon Untuk Memperbaiki Kapasitas Diri dan Kinerja

Wonogiri – Bulan Romadhon adalah momentum untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan keagamaan, mengajarkan nilai-nilai kebaikan sehingga bisa meningkatnya kualitas pemahaman keagamaan sehingga masyarakat diharapkan dapat terwujud dalam perilaku sosial umat beragama.

Untuk itu Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri harus mampu memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki kapasitas diri dan kinerja.

Bulan Romadhon tahun ini kita harus bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga mendapatkan petunjuk, hidayah dan inayah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing, serta dapat mencapai kebahagiaan di dunia dan di akherat.

Demikian disampaikan Kepala Kankemenag Wonogiri, H. Subadi dalam acara rapat koordinasi dan pembinaan dengan Kasi, Gara, Kepala KUA dan Kepala Madrasah Negeri,  Selasa (06/06) di Aula kankemenag Wonogiri setempat, turut hadir dalam acara Kasubbag TU dan Kepala Satker di lingkungan Kankemenag Wonogiri.

Menurut Ka. Kankemenag Kementerian Agama adalah Rumah Besar, sehingga kinerja setiap ASN  mesti di maksimalkan kemampuan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing mengingat Kementerian Agama satu-satunya lembaga yang mengurusi urusan dunia sampai akherat.

Subadi mengingatkan kepada segenap jajarannya untuk melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik dan penuh tanggungjawab dan harus mendukung dan mewujudkan reformasi birokrasi.

Diterangkan Subadi, dalam menunaikan tugas dan fungsinya aparat Kementerian Agama patut menerapkan prinsip 5 (Lima) nilai budaya kerja, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan.

“Mari kita pahami tupoksi kita, kewajiban kita, kapasitas kita sebagai abdi negara, agar peran dan fungsi Kemenag semakin dirasakan oleh masyarakat” Tegas Subadi.

Rapat koordinasi di gunakan untuk sharing dan laporan program kerja yang telah di laksanakan sekaligus melakukan evaluasi dan memaparkan rencana program kedepannya termasuk satker madrasah dan KUA. (Mursyid_Heri/Wul)