Monitoring UASBN Pendidikan Agama Islam

Wonosobo – Hari Pertama Pelaksanaan Ujian Nasional (USBN) tingkat Madrasah Tsanawiyah dan sederajat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Wonosobo, Drs.H. Muhtadin MSI, Kasubag TU Cahyo Sukmana dan Kasi Pendidikan Madrasah Panut Spd MM beserta rombongan melaksanakan monitoring  Ujian Nasional di MtsN MAN sederajat di Kab. Wonosobo. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan sesuai dengan agenda dan jadwal yang telah ditentukan, Kakankemenag monitoring bersama jajaran Disdikpora, dan Kasubag TU Kemenag bersama TIM jajaran Kemenag Wonosobo.

“Pelaksanaan UASBN PAI  setiap tahun diharapkan mengalami peningkatan dalam berbagai hal,” kata Cahyono.

Oleh karena itu pedoman pelaksanaan harus selalu memperhatikan perkembangan dalam ranah-ranah yang berkenaan dengan ujian.  Tujuan akhirnya perlu adanya peningkatan dalam merumuskan Pedoman Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional  (USBN) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, lebih jauh hasil evaluasi dari penyelenggaraan USBN PAI dapat menjadi bahan  pertimbangan secara menyeluruh untuk penyelenggaraaan pada tahun-tahun mendatang”.

Pendidikan agama Islam di sekolah mempunyai peran yang strategis dalam pengembangan sistem pendidikan nasional di Indonesia dan peningkatan mutu sumber daya manusia. Oleh karenanya untuk mengetahui mutu pendidikan agama Islam yang dilaksanakan di sekolah secara nasional, maka perlu dilakukan evaluasi yang menyeluruh terhadap hasil pembelajaran peserta didik melalui Ujian Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam (USBN PAI).

“Penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) PAI merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan pendidikan agama yang berkualitas,” imbuhnya.

Dalam monitoring yang dilaksanakan pada hari Senin, 20 Maret 2017 mencakup dua lokasi yaitu SMA Takhasus sebanyak 410 siswa dan SMK Nusantara 20 siswa, pelaksanaan kali ini Kasubag TU didampingi oleh Bendahara Seksi Dikmad Kemenag Wonosobo, Pelaksanaan USBN PAI  setiap tahun diharapkan mengalami peningkatan dalam berbagai hal. Dengan memperhatikan kondisi pelaksanaan evaluasi sekolah yang yang terus berkembang, maka perlu adanya peningkatan dalam merumuskan Pedoman Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional  (USBN) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Lebih jauh hasil evaluasi dari penyelenggaraan USBN PAI dapat menjadi bahan  pertimbangan secara menyeluruh untuk penyelenggaraaan pada tahun-tahun mendatang. (Humas/Af)