Monitoring UN, Tekankan Sikap Jujur dan Displin

Blora – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora memastikan UN 2016 mulai Senin (04/04) siap dilaksanakan dan berlangsung aman dan lancar. Berdasarkan data yang diperoleh dari Seksi Pendidikan Madrasah (Dikmad), terdapat sekitar 860 siswa kelas XII dari MA se-Kabupaten Blora yang akan menempuh UN selama 4 hari kedepan sampai Rabu (06/04).

Kepala Kankemenag Blora, Tri Hidayat melakukan monitoring UN ke beberapa sekolah MA di Kabupaten Blora menyatakan bahwa dari 861 siswa yang terdaftar semuanya mengikuti ujian nasional,kecuali satu orang yang tidak mengikuti karena meninggal dunia. “Peserta UN dari keseluruhan MA Negeri dan Swasta ada 861 peserta, satu meninggal dunnia dan Semua siap bersikap jujur selama pelaksanaan UN,” ujar Tri Hidayat.

Sebelumnya beberapa hari lalu, para guru-guru MA juga telah dikumpulkan untuk pembinaan pelaksanaan UN Jujur dan disiplin dari masing masing pengawas. “Kami telah tekankan kepada para guru dan sekolah agar menyukseskan UN yang jujur, tanpa kecurangan, karena jujur dan disiplin adalah kunci kesuksesan Ujian karena siswa jangan percaya jawaban yang menyesatkan, lebih baik percaya kepada kemampuan diri sendiri,” lanjutnya.

Menurutnya hingga saat ini, semua naskah soal UN sudah siap di masing-masing posko sub rayon yang ada di sekolah dengan penjagaan ketat petugas keamanan. “Penjagaan soal juga sudah kami lakukan 24 jam bergantian dengan disiplin,” tegas Tri Hidayat.

Hari pertama pelaksanaan UN tingkat MA di Kabupaten Blora Senin (04/04) berjalan lancar. Adapun jadwal UN 2016 untuk MA untuk hari Senin (04/04) adalah Bahasa Indonesia, Selasa (5/4) Matematika, Rabu (6/4) Bahasa Inggris untuk jurusan IPA, untuk program IPS senin Bahasa Indonesia, Selasa matematika dan Rabu Bahasa Inggris. Sedangkan UN susulanakan dilaksanakan 11 April hingga 14 April 2016.

Selain jajaran Kepala Kemenag, Kasubbag TU dan pengawas madrasah, jajaran staf Pendidikan madrasah yang melakukan monitoring Ujian Nasional beberapa anggota komisi D DPRD Blora juga nampak melakukan monitoring ujian ke MAN Blora untuk memberikan support dan pengawasan ujian ke sekolah Madrasah Aliyah.

“Memperoleh nilai tinggi saat ujian bukan segalanya, yang penting giat belajar pasti lulus, dan perlu mewujudkan kejujuran, kedisiplinan dan kepercayaan diri dalam mengerjakan soal-soal UN dari hasil belajar yang selama ini diperoleh,” tegas Kasi Pendidikan Madrasah kemenag Blora, Parmono.

Menurutnya UN sudah merupakan agenda tahunan yang wajar dilaksanakan dan dilalui seorang siswa untuk mengetahui hasil pendidikannya. Siswa diharap tidak menjadikannya sebuah momok yang menakutkan.

“Kalian semua harus semangat dan konsentrasi belajar, Harus tetap serius dan fokus. UN menjadi tolok ukur kemampuan kalian selama menempuh pendidikan di sekolah,” lanjutnya.

“Ujian Nasional 2016 ini bertujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu walaupun UN tersebut juga tidak menjadi dasar kelulusan dikarenakan kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh satuan pendidikan,” kata Kasubbag TU, Dwiyanto yang ikut monitoring ujian.

Sehingga, lanjut Dwiyanto UN nantinya sangat bermanfaat sebagai pertimbangan seleksi masuk jenjang perguruan tinggi bagi murid yang bersangkutan. Dan bagi madrasah, UN juga dapat digunakan dasar acuan pemetaan mutu program satuan pendidikan serta sebagai dasar kebijakan dalam pembinaan dan pemberian bantuan madrasah.

Dalam memberikan motivasi kepada murid madrasah, Dwiyanto berpesan agar dalam malaksanakan UN, peserta harus mengutamakan kejujuran, integritas serta terus bersemangat dalam upaya meraih prestasi yang optimal.

“Prestasi penting, Jujur harus disiplin juga yang utama,” ungkap Dwiyanto serius. (ima/gt)