Motivasi Peserta Didiknya, MAN Wonogiri Selenggarakan Seminar Kewirausahaan

Wonogiri – Sebuah dambaan kita semua bahwa output dari madrasah diharapkan memang telah benar-benar siap untuk kerja, khususnya berwirausaha. Wirausaha merupakan salah satu upaya menciptakan lapangan kerja, sekaligus menyerap tenaga kerja, memberikan solusi terhadap minimnya lapangan kerja di daerah. Target wirausaha tersebut tentunya sejalan dengan visi-misi madrasah, untuk membina siswa yang berorientasi kreativitas dan daya cipta, bukan orientasi kerja sebagai buruh pabrik.

Pendidikan wirausaha terhadap siswa merupakan salah satu upaya dalam mengembangan kreatifitas siswa untuk mendorong siswa yang kreatif, memiliki daya saing yang baik, dan berjiwa wirausaha dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan.

Upaya konkrit tersebut di lakukan MAN Wonogiri dengan menyelenggarakan Seminar wirausaha dan motivasi kewirausahaan bagi peserta didiknya, akhir bulan kemarin di Aula MAN Wonogiri yang di ikuti siswa MAN dengan menghadirkan pelaku / pengusaha muda yaitu DR. H. Supriyanto (owner ulin colection) dan Ust. Abdullah Robbani, SE (Komisaris Utama PT BPR Syari’ah Dana Amanah Solo)

Kepala MAN Wonogiri, Wiyana ketika di mintai tanggapannya di ruang kerjanya, kamis pagi (01/02) menyampaikan madrasah khususnya MAN merupakan salah satu wahana pendidikan yang tepat dalam menanamkan nilai-nilai kewirausahaan, hal itu juga bisa diterapkan melalui kegiatan ekstrakurikuler utamanya keparamukaan, pelatihan dan motivasi dari pelaku usaha yang sukses dan berbasis spiritual.

“Pengenalan kewirausahaan pada usia dini atau masa muda sangat efektif tetapi  tentu harus disesuaikan dengan kecerdasan siswa dan pengalaman yang akan di dapat berdasarkan era perkembangan jaman” tegas Ka. MAN Wonogiri.

Motivasi dan bimbingan guru serta pengusaha muslim sangat berarti untuk belajar berwirausaha sehingga akan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif. “Kewirausahaan yang dibimbing oleh guru sangat berarti untuk mengembangkan kreativitas yang terlatih sejak dari sekarang akan menjadi modal utama produktivitas dan kemandirian kala sudah dewasa nanti,” imbuhnya

Sedangkan menurut nara sumber H. Supriyanto yang natabene lulusan madrasah berharap inspirasi positif yang kami berikan semoga mampu menularkan pribadi yang berkembang, mandiri, dan berkualitias serta bermanfaat, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat.

“Kita memang harus menanamkan jiwa wirausaha kepada anak didik sejak di sekolah, sehingga mereka tidak malu untuk melakukan usaha,  wirausaha bisa lebih berkembang dengan ilmu dan networking serta tekat dan keuletan,” jelasnya.

Menurutnya, hal itu sangat dibutuhkan dengan persaingan yang semakin ketat dan banyak peminat serta yang mempunyai usaha atau keahlian yang dimiliki sehingga ilmu dan networking atau jaringan sangat penting, artinya apabila kita membuat suatu usaha kita tentu perlu saja yang namanya teman, kenalan, relasi. (mursyid_heri/Wul)