MTQ dan STQ Kendal Diramaikan Dengan Pawai Ta’aruf

Kendal – Pawai Ta’aruf dari kafilah masing-masing kecamatan ikut memeriahkan pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar ke-32 dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat umum ke-27 tingkat Kabupaten Kendal yang digelar di Alun-alun Kendal Rabu (26/04).

Usai membuka acara  dengan pelepasan rangkaian balon, Bupati Kendal yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Bambang Dwiyono beserta anggota Forkompimda, para pejabat ikut menyaksikan pawai dengan berbagai tampilan dari 20 kafilah wakil tiap-tiap kecamatan.

Ketua Panitia, Agus Sumaryono yang juga Asisten Pemerintahan Setda Kendal mengatakan, tujuan MTQ yang digelar adalah menjalin dan mempererat tali silaturahmi antar umat Muslim se Kabupaten Kendal pada umumnya dan para kafilah pada khususnya serta memupuk rasa cinta pada isi dan kandungan pada Al Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. “MTQ dan STQ bertujuan untuk memperat silaturahmi dan memupuk rasa cinta pada Al Qur’an,” ujar Agus Sumaryono.

Dijelaskan, Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari (26-27 April) dengan MTQ tingkat pelajar diselenggarakan pada hari Rabu sedangkan STQ untuk umum diselenggarakan pada hari Kamis.

Agus mengatakan, untuk MTQ Pelajar, yang dilombakan yaitu cabang tilawah dan tartil untuk tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA putra putri, cabang tahfidz dan tilawah satu juz dan lima juz. Sedangkan STQ terdiri dari cabang tilawah dewasa dan anak-anak, cabang tahfidz dan tilawah 1 juz, 5 juz dan 10 juz, serta cabang tahfidz 20 dan 30 juz.

Dijelaskan lebih jauh,lomba digelar di beberapa tempat, yaitu Pendopo Kabupaten Kendal, Aula Gedung C Setda Kendal, Gedung Dharma Wanita, Aula Gedung PKK, Aula Kantor Kecamatan Kendal, Aula SMP Negeri 2 Kendal dan Aula Kemenag Kendal.

Agus memaparkan, Peserta MTQ Umum dan Pelajar serta pawai taaruf seluruhnya berjumlah 600 orang yang diikuti 20 kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kendal. “Peserta MTQ, STQ dan Pawai Ta’aruf  sejumlah 600 orang dari 20 Kecamatan di Kendal,” pungkasnya.

Dari pantauan kontributor, banyak Madrasah dan Pondok Pesantren yang unjuk kebolehan mewakili kecamatan dengan menampilkan drum band, rebana dan hadroh (ja/gt)